Suara.com - Laporan TwitterTrends Indonesia mencatat bahwa tech life menjadi tren yang mempunyai pertumbuhan percakapan tertinggi di Tanah Air dengan prosentase sebesar 89 persen.
"Laporan TwitterTrends Indonesia memaparkan tren-tren yang membentuk suatu percakapan di komunitas," ujar Country Industry Head, Twitter Indonesia Dwi Adriansah dalam keterangannya, Kamis.
Dalam laporan tersebut dijelaskan bahwa salah satu faktor yang mendorong tech life merajai tren percakapan di aplikasi media sosial burung biru adalah integrasi teknologi ke dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan e-commerce yang semakin mendominasi Indonesia beberapa tahun terakhir ini, percakapan seputar e-commerce meningkat 254 persen.
Adopsi teknologi yang tinggi di tahun 2020 juga membuka jalan bagi banyak pemain e-commerce untuk melakukan berbagai inovasi. Percakapan seputar akses ke pengetahuan dan kesempatan belajar diketahui juga meningkat 38 persen.
Hal itu didukung oleh teknologi yang memudahkan masyarakat Indonesia untuk mendapatkan informasi, belajar hal baru, dan berbagi ide.
TwitterTrends Indonesia juga memberikan insight kepada brand-brand untuk tetap fokus kepada keahlian mereka dan selalu memanfaatkan peluang untuk mencoba sesuatu yang baru dengan teknologi.
Brand juga didorong untuk dapat lebih mengeksplorasi cara-cara meningkatkan pengalaman konsumen yang didukung dengan inovasi teknologi.
"Laporan ini memberikan insight tentang apa yang orang pikirkan, yang penting bagi mereka, dan bagaimana brand dapat berpartisipasi dalam percakapan agar tetap relevan bagi audiens mereka di Twitter," ujar Dwi.
Baca Juga: Konsumen Digital Indonesia Diperkirakan Capai 165 Juta di Akhir 2021
Twitter menganalisa tweet selama tiga tahun terakhir (Juli 2018 - Juni 2021) untuk mendalami percakapan yang terjadi di Indonesia, mulai dari apa saja yang dibicarakan hingga beragam tren percakapan yang muncul akhir-akhir ini. Temuan dari analiis tersebut dimuat dalam laporan TwitterTrends Indonesia .
Laporan tersebut mencatat enam tren yang mengalami pertumbuhan percakapan di Indonesia. Lima tren lainnya yaitu wellbeing (17 persen), creator culture (33 persen), everyday wonder (19 persen), one planet (26 persen), dan my identity (10 persen). [Antara]
Berita Terkait
-
Blibli Andalkan Teknologi Platform untuk Tingkatkan Pengalaman Belanja
-
Teknologi Logistik AI Ubah Masa Depan E-Commerce Indonesia
-
Masih Terpusat di Jawa, Distribusi E-Commerce ke Maluku dan Papua Jadi Tantangan
-
Persaingan Bisnis Semakin Sengit, Lion Parcel Bidik Seller Marketplace Lewat Toco
-
Tren Belanja Cepat Makin Mengubah Gaya Hidup Digital Masyarakat
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim