Suara.com - Perusahaan Keamanan Siber dari Selandia Baru, Cert NZ, melaporkan bahwa malware FluBot telah disebarkan ke sejumlah pengguna ponsel atau smartphone Android.
Penyebaran malware ini dilakukan lewat SMS Palsu yang berisi arahan agar pengguna menginstal pembaruan keamanan atau software update. SMS ini juga mengarahkan korban untuk menginstal aplikasi dalam bentuk APK yang dikirimkan hacker.
Bukannya mendapat software update seperti yang diinginkan, perangkat mereka justru malah menginstal aplikasi yang berisi malware FluBot.
Pengirim malware juga menginstruksikan korban untuk memberikan akses tambahan yang memungkinkan aplikasi berjalan di latar belakang atau menjalankan tugas berbahaya lainnya.
Dilaporkan Techradar, Minggu (3/10/2021), malware FluBot mampu mencuri informasi seperti data transaksi berupa ID dan password (kata sandi) pengguna.
Malware FluBot juga mampu mencuri kontak pengguna yang ada di ponsel untuk menyebarkan pesan berisi phising demi menyebarkan malware ke calon korban lainnya.
FluBot sendiri awalnya ditargetkan untuk pengguna Android di Spanyol. Namun Cert NZ melaporkan bahwa malware ini mulai menyerang pengguna lain seperti di Jerman, Polandia, Hongaria, Inggris, Swiss, Australia, dan Jepang dalam beberapa bulan terakhir.
Untuk mengatasinya, Cert NZ mengungkap bahwa pengguna bisa menginstal software update terbaru untuk menghapus FluBot yang sudah menginfeksi ponsel mereka.
Baca Juga: Lea Seydoux Lebih Suka Transportasi Umum, Naksir Aston Martin DB5 Gara-gara James Bond
Berita Terkait
-
WNA Selandia Baru Tersangka Eksploitasi Seksual di NTB Dialihkan Jadi Tahanan Rumah, Ini Alasannya
-
Gaya Mewah Pelat Palsu: Sopir Alphard yang Cekcok dengan Satpam Kena Tilang
-
Tanya AI Cara Bebas Kredit, Pria Jakbar Malah Nekat Buat Laporan Begal Palsu
-
Praperadilan Ditolak, Roy Suryo Tetap Jadi Tersangka Kasus Ijazah Jokowi
-
Hakim Tolak Praperadilan Kedua Roy Suryo, Status Tersangka Tetap Sah
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro Terjaring OTT KPK, Ulangi Jejak Kelam Pendahulu
-
Ledakan Dahsyat Guncang Mall AEON Dua Orang Tewas, Diduga Akibat Kebocoran Gas
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
Terkini
-
Tak Lagi Harmonis, 2 Pembalap Aprilia Perang Dingin Sejak GP Hungaria
-
5 Bupati di Jawa Tengah yang Terjaring OTT KPK dari Januari hingga Juli 2026
-
Nenek 78 Tahun Lolos dari Kepungan Api yang Hanguskan Dapur di Situbondo
-
Pengobatan 'Nikah Batin', Kakek di Inhu Cabuli Wanita Bersuami Berulang Kali
-
Gempa Bumi Jepang, Banyak Orang Masih Terjebak di Reruntuhan Aeon Mall Kumamoto
-
Profil Andi Tenri Walinonong, Ketua DPRD Bone Perempuan Pertama yang Viral Diduga Aniaya Staf
-
Imigrasi Sumut Perkuat Komitmen Tingkatkan Kualitas Layanan
-
Harga Pangan 29 Juli 2026: Cabai, Minyak Goreng, dan Telur Ayam Kompak Naik
-
Timnas Indonesia vs Timor Leste, John Herdman: Lawan Dianggap Lemah Justru Paling Bahaya
-
Timnas Indonesia Bantai Kamboja di Piala AFF 2026, Kapten Persib Sampaikan Kritik