Suara.com - Para arkeolog baru-baru ini menemukan toilet pribadi berusia 2.700 tahun di dalam sisa-sisa peninggalan kerajaan kuno di Yerusalem.
Ini adalah penemuan langka, mengingat ribuan tahun lalu buang air besar di toilet adalah kemewahan dan hanya untuk orang-orang elit.
"Toilet pribadi sebelumnya ditemukan hanya di beberapa lokasi di Israel dan Yerusalem. Ini adalah penemuan yang sangat langka karena ini adalah sesuatu yang hanya dimiliki oleh orang kaya," kata Yaakov Billig, arkeolog dan direktur penggalian barang antik di Israel Antiquities Authority.
Toilet tersebut diukir dari batu kapur dengan tempat duduk yang nyaman dan lubang di tengahnya.
Benda yang terletak di atas tangki septik itu ditemukan di dalam kabin persegi panjang yang berfungsi sebagai kamar mandi kuno.
Kamar mandi tersebut juga menampung 30 hingga 40 mangkuk.
Para ahli berspekulasi bahwa mangkuk itu mungkin digunakan untuk menyimpan pengharum ruangan dalam bentuk minyak atau dupa yang berbau harum.
Para arkeolog mengumpulkan sampel tulang hewan dan tembikar, serta tanah yang ditemukan di tangki septik.
Harapannya dapat mempelajari gaya hidup, pola makan, dan penyakit pada masa itu.
Baca Juga: Cara Buang Air Besar Menurut Islam, Pakai Ini untuk Cebok
Semua peninggalan ini membantu para peneliti menciptakan kembali gambar rumah besar yang "luas dan subur".
Para arkeolog pertama kali menemukan sisa-sisa rumah kuno di kawasan pejalan kaki Armon Hanatziv di Yerusalem dua tahun lalu dan penggalian terus berlanjut sejak saat itu.
"Itu mungkin istana salah satu raja di Kerajaan Yudea," tambah Billig, seperti dikutip dari Live Science, Jumat (8/10/2021).
Ini bukan pertama kalinya para arkeolog tertarik pada kamar mandi orang kuno.
Catatan arkeologi menyimpan beberapa petunjuk tentang apa yang digunakan orang-orang zaman dulu sebagai kertas toilet.
Para ahli menemukan bahwa ribuan tahun lalu, orang zaman dulu memiliki berbagai solusi sebagai pengganti kertas toilet, mulai dari tongkol jagung hingga salju untuk membersihkan kotoran.
Berita Terkait
-
Jangan Sembarang Gunakan Cairan Pembersih Toilet, Perhatikan Dulu Hal Berikut
-
Ditemukan Bukti Ledakan Besar dari 3.600 Tahun Lalu, Hancurkan Kota Sodom?
-
Anti Mainstream, Toilet di Rumah Ini Pakai Kulkas sebagai Pintu Masuknya
-
Batu Pemberat untuk Mencurangi Timbangan Berusia 2.700 Tahun Ditemukan
-
Viral, Toilet Umum Ini Punya Suasana Indah dan Segar, Dijamin Nyaman!
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
Terkini
-
Ekspor Mineral Kritis Tersendat, Kementerian ESDM Benahi Aturan Kandungan Logam Tanah Jarang
-
61,1 Persen Publik Tak Yakin Koperasi Merah Putih Akan Berkembang
-
Film Live-Action Look Back Masuk Kompetisi Festival Film Venesia ke-83
-
Review Film The Dink: Transisi Karir Atlet Muda hingga Menjadi Pelatih
-
Kenapa Perry Warjiyo Mundur dari Jabatan Gubernur BI?
-
2 Lokasi Terancam Tsunami Usai Gempa Bumi Besar di Kumamoto Jepang
-
Review See You at Work Tomorrow: Cinta yang Diuji oleh Rahasia Masa Lalu
-
Biar Sadar! Bahaya Tramadol Bakal Masuk Materi Khotbah Jumat di Jakarta Pusat
-
Zulhas Pastikan Koperasi Merah Putih Tak Akan Matikan Warung dan UMKM
-
Link Resmi Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional untuk Cek Bansos Kemensos 2026, Begini Caranya