Suara.com - Para ahli arkeologi menemukan batu pemberat berusia 2.700 tahun yang diyakini dipakai untuk mencurangi timbangan dalam perniagaan di era Yerusalem kuno.
Batu yang terbuat dari kapur ini ditemukan saat tim arkeolog melakukan penggalian di bagian utara City of David, yang terletak di kawasan Kota Lama Yerusalem.
Ada dua goresan di batu dengan diameter 14 milimeter dan panjang 12 milimeter tersebut, yang menunjukkan bahwa berat batu ini dua gerah, yang kira-kira sama dengan 0,944 gram.
Namun, setelah diteliti ternyata bobot batu tersebut 3,61 gram atau tiga kali lebih berat dari simbol dua goresan yang ada di permukaan batu.
Baca juga:
- Ditemukan salah satu masjid tertua di dunia di Israel utara, diyakini dibangun oleh sahabat Nabi Muhammad
- Ditemukan 'rumah hunian tertua di dunia' berusia dua juta tahun
- Ditemukan 'surga prasejarah' di Israel berusia 500.000 tahun
Dua arkeolog yang meneliti batu ini, Eli Shukron dan Hagai Cohen Kolonimus dari Hebrew University of Jerusalem, menyimpulkan besar kemungkinan "batu ini dipakai untuk menipu atau mencurangi orang ketika berniaga".
"Kitab Injil membahas bahwa curang dalam timbangan bukan sesuatu yang baru. Pedagang curang dengan memakai dua pemberat yang berbeda, ada yang berat dan ada yang ringan, yang mereka pakai ketika membeli dan menjual barang perniagaan," kata Shukron dan Kolonimus, seperti dikutip dalam laman resmi City of David di Facebook.
Praktik semacam ini dilarang dalam agama.
Dalam Quran di surat al-Muthaffifin, Allah berfirman celakalah orang-orang yang curang. Yaitu orang-orang yang apabila menerima takaran dari orang lain, mereka minta dipenuhi. Dan jika mereka menakar atau menimbang untuk orang lain, mereka mengurangi.
Baca Juga: Pengusiran Warga Palestina di Dua Permukiman Yerusalem Timur, Pemicu Konflik di Gaza
Para arkeolog menggambarkan batu pemberat timbangan ini sebagai temuan yang sangat jarang.
Media di Israel mengatakan sejauh ini hanya ada dua pemberat dari era Yerusalem kuno yang ditemukan para ahli.
Terpopuler
Pilihan
-
Menuju Juara Piala Asia Futsal 2026: Perjalanan Timnas Futsal Indonesia Cetak Sejarah
-
PTBA Perkuat Hilirisasi Bauksit, Energi Berkelanjutan Jadi Kunci
-
Klaten Berduka! Wakil Bupati Benny Indra Ardianto Meninggal Dunia
-
Kisah Petani Gurem, Dihantui Pangan Murah Rendah Gizi
-
Ketika Hujan Tak Selalu Berkah, Dilema Petani Sukoharjo Menjaga Dapur Tetap Ngebul
Terkini
-
Sentil Upaya Pembungkaman, Hasto: Jangan Takut Suarakan Kebenaran Demi Kemanusiaan
-
PAN Beri Sinyal Dukung Prabowo Dua Periode, Zulhas: Realisasikan Program 5 Tahun Nggak Cukup
-
KPAI Ingatkan Bahaya Grooming Berkedok Konten, Desak RUU Pengasuhan Anak Segera Disahkan!
-
Wabup Klaten Benny Wafat di Usia 33 Tahun, Sudaryono: Kepergiannya Kehilangan Besar Bagi Gerindra
-
Wamendagri Wiyagus Tekankan Sinergi Daerah Sukseskan MBG dan Kopdeskel Merah Putih
-
Program Makan Bergizi Tetap Jalan Selama Ramadan, BGN Siapkan Empat Skema Pelayanan Ini!
-
Optimalkan Rp500 Triliun, Prabowo Segera Resmikan Lembaga Pengelolaan Dana Umat
-
Prabowo Siapkan Lahan di Bundaran HI untuk Gedung MUI hingga Ormas Islam, Dibangun 40 Lantai!
-
Ditjenpas Pindahkan 241 Napi High Risk ke Nusakambangan, Total Tembus 2.189 Orang!
-
Jelang Bulan Suci, Prabowo Ajak Umat Berdoa Agar Indonesia Dijauhkan dari Perpecahan