Suara.com - Selama masa lockdown, banyak yang menghabiskan waktu lama di rumah dan beralih ke teman virtual untuk menggantikan kehidupan sosial yang hilang.
Jenis hubungan sepihak ini memiliki daya tarik yang kuat terhadap banyak orang.
Kaspersky melakukan studi global terhadap lebih dari 15.000 orang di 25 negara.
Lebih dari tujuh dari 10 (77 persen) di sini mengatakan bahwa mereka banyak mendapatkan hal baru dari influencer yang mereka ikuti di berbagai bidang seperti kesehatan, hobi, gaya, dan berita.
Lebih dari Social Media Users Seek ‘One-Sided’ Relationships To Escape Lockdown Reality, Research Finds satu dari dua (55 persen) juga mengungkapkan bahwa mengikuti orang terkenal secara online telah memberikan mereka sebuah hubungan yang tidak pernah didapatkan sebelumnya dengan orang lain.
Hampir setengah (44 persen) mengatakan mereka "bergantung" pada konten influencer.
Hampir dua dari 10 (17 persen) mengatakan mereka merasa hampa jika tidak memiliki keterlibatan dengan influencer.
Sementara hubungan parasosial ini memang ada, pengguna media sosial di Asia Tenggara juga melakukan tindakan untuk dapat berhubungan dengan influencer yang mereka ikuti.
Banyak yang mencari kontak langsung dengan cara mengomentari posting influencer (46 persen) atau memberikan reaksi terhadap posting atau cerita mereka (39 persen).
Baca Juga: Cara Antimainstream Pria Ejek Pemobil yang Antre BBM di SPBU, Gak Habis Pikir
Layaknya penggemar terhadap idola, pengguna media sosial di sini juga berinteraksi dengan influencer dalam berbagai cara.
Mulai dari menghadiri acara yang mereka selenggarakan (19 persen), mengirim fan-art (16 persen), mengirim pesan secara pribadi (15 persen).
Kemudian, berhubungan melalui pesan pribadi (15 persen), email (15 persen), dan menelepon influencer atau agensi mereka secara langsung (12 persen).
Di sini menjadi jelas bahwa media sosial merupakan bagian penting bagi banyak orang selama pandemi.
Hampir enam dari 10 (59 persen) secara global mengatakan media sosial telah menyediakan koneksi penting bagi mereka selama pandemi.
Angka ini tertinggi di kalangan kelompok muda berusia 18-34 tahun (71 persen), yang cukup mengandalkan media sosial untuk konektivitas.
Berita Terkait
-
Dijuluki Anak Sultan Punya Bisnis Omzet Miliaran, Raja Suka Beli Baju Seken
-
Bungkus Gorengan Ini Bikin Heboh, Warganet: Pantesan Gue Pengangguran
-
Potret Lawas Anggota Pramuka Ini Viral, Wajahnya Disebut Mirip Aktor
-
Heboh Pemotor Melintas di Jalan Setapak Bikin Jantung Mau Copot, Senggol Dikit Beda Alam
-
Jadi Mak Comblang Pemiliknya, Aksi Kucing Ini Didoakan Warganet Agar Jadian
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis