Suara.com - PUBG Mobile baru-baru ini mengalami banyak masalah dengan cheater atau penipu. Meskipun Tencent juga telah mengambil tindakan bagi pemain yang melanggar persyaratan, namun beberapa pemain curang berhasil lolos dari celah sistem anti-cheat.
Untuk memperkuat sistem larangan, PUBG Mobile baru-baru ini memperkenalkan Ban Pan 2. Sistem tersebut memungkinkan pemain untuk melaporkan cheater dalam game dan pengembang akan menganalisis laporan tersebut.
Sistem ini berpotensi untuk membasmi cheater dalam skala yang jauh lebih luas sekaligus secara bersamaan melibatkan basis pemain dalam sistem.
Tak hanya itu, pemain yang melaporkan cheater melalui Ban Pan 2 juga akan mendapat reward atau hadiah gratis sebagai ucapan terima kasih atas bantuan yang dilakukan.
Dilansir dari Sportskeeda pada Senin (18/10/2021), berikut ini cara melaporkan cheater dan mendapatkan reward di PUBG Mobile:
1. Akses situs https://bit.ly/33E2bkE dan pilih negara asal serta usia. Lalu klik tombol Continue.
2. Pemain akan mendapatkan formulir pop-up. Pemain akan diminta untuk menjelaskan sifat dan jenis cheat yang ingin dilaporkan. Pemain juga harus melaporkan kompatibilitas cheat di ponsel dan emulator.
Pemain juga akan diminta untuk memberikan tautan atau sumber unduhan cheat yang ditemui jika tersedia.
Tak hanya itu, pemain harus menyerahkan ID numerik mereka dan ID cheater yang ditemukan melakukan kecurangan. Setelahnya, klik tombol Submit.
Baca Juga: Pemain Bisa Langsung Klaim, Ini 3 Kode Redeem PUBG Mobile Terbaru
3. Jika berhasil mengirim formulir survei, pengembang akan menganalisis laporan dan jika cheat yang ditemukan sah, pengembang akan memberikan 10.000 UC kepada pemain sebagai reward.
Selain itu, lima pelapor teratas akan menerima 6.000 UC tambahan atau set epik permanen.
Bersama dengan reward tersebut, pengembang juga akan memberika 10 Classic Crate Coupons kepada tiga pelapor yang dipilih secara acak dalam laporan mingguan.
Pemenang hadiah ini akan diumumkan di saluran komunitas resmi PUBG Mobile.
Berita Terkait
-
BEI: Saham BYD hingga Tencent Berpeluang Masuk Pasar Modal Indonesia
-
Timnas PUBG Mobile Indonesia Lolos ke Asian Games 2026 usai Finis Runner-up Kualifikasi
-
Wakil Pakistan Jadi Juara, PMGO di Jakarta Pecahkan Rekor Dunia
-
PMGO 2026 di Jakarta Jadi Sorotan Dunia, Indonesia Dibidik sebagai Hub Esports Global
-
Setoran Pajak Digital Tembus Rp 50,51 Triliun per Maret 2026, Tencent Tak Lagi Pungut Pajak
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
Pesta Gol Garuda! Hattrick Mitchell Lee Baker Warnai Kemenangan 5-1 atas Kamboja
-
Perusahaan Alat Berat China XCMG Resmikan Pabrik Pertama di Indonesia
-
Bank Sumsel Babel Perkuat Pembiayaan UMKM, Dukung Target 100.000 Sultan Muda Sumsel
-
Intimidasi Satpam MRT Usai Terobos Lampu Merah, 3 Polisi Arogan Polda Jabar Di Patsus 21 Hari
-
Polres Tangsel Buka-bukaan Soal Kasat Narkoba dan 6 Anggotanya Diringkus Bareskrim Polri
-
Cegah Ledakan Sampah Saat Kemarau, DLH dan Damkar Tangsel Kolaborasi Semprot TPA Cipeucang
-
Hattrick Mewah Mitchell Baker Bawa Indonesia Bantai Kamboja 5-1 di Piala AFF 2026
-
Pendaki Gunung Dempo yang Bikin Geger karena Senapan Angin Berhasil Dievakuasi
-
Hasil Akhir: Awal Sempurna Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Gasak Kamboja 5-1
-
Akademisi Binus: Dugaan Korupsi Eks Jampidsus Bernilai Besar, Penanganannya Tak Boleh Istimewa