Suara.com - Laga panas tersaji pada Lower Bracket MPL Season 8. Bermain sengit, EVOS akhirnya mampu mengalahkan Alter Ego dengan skor 3 vs 2. Hasil ini membuat EVOS Legends melaju ke Final Lower Bracket sementara Alter Ego tersingkir dari babak playoffs.
Kedua tim bermain sangat sengit mengingat sebagian besar pemenang dari game ditentukan pada menit 20 ke atas. Hanya ada satu pertandingan di bawah 15 menit yang menandakan pertarungan intens antara EVOS vs Alter Ego.
Susunan roster dan hero dari EVOS Legends di game pertama yaitu Rekt (Jawhead), Clover (Lunox), Wann (Natan), Ferxiic (Lancelot), dan Antimage (Paquito).
Sementara formasi Alter Ego Esports di game pertama yaitu Celiboy (Karina), Pai (Lapu-Lapu), Udil (Yve), Ahmad (Brody), dan Rasy (Mathilda).
Alter Ego langsung tancap gas dengan menekan EVOS dari early hingga late-game. Ferxiic berulang kali harus menjadi sasaran utama sehingga Jungler dari EVOS tersebut tak bisa mengembangkan permainan.
Sebaliknya, Alter Ego dengan Karina Jungler build Tank mampu tampil menggila. Hingga menit ke-18 skor KDA Celiboy menembus 8/3/9. Back up luar biasa yang ditunjukkan oleh Udil dan Rasy berhasil membuat Alter Ego menekan sepanjang pertandingan game pertama.
AE akhirnya mengunci kemenangan game pertama dengan skor 28 vs 15 di menit ke-20. Kalah di game pertama membuat EVOS langsung panas di ronde selanjutnya.
Sangat agresif, EVOS bahkan mampu meruntuhkan semua turret di lane atas pada menit ke-12. Ditekan habis-habisan, Alter Ego mampu bertahan dengan baik dan bermain aman.
Kombinasi Karina Jungler dari Ferxiic dan support Rafaela milik Rekt mampu membuat EVOS memegang kendali saat late game.
Baca Juga: Menang Telak Atas EVOS, ONIC Lolos ke Final Upper Bracket
Terpancing ke arah Lord, empat hero AE harus tumbang sehingga EVOS mampu melancarkan serangan ke base dengan mudah. Macan Putih menyamakan kedudukan lewat game kedua dengan skor 12 vs 4.
Permainan agresif dan cepat kembali diperagakan oleh EVOS di game ketiga. Kombo menyakitkan Ferxiic dan Wann menggunakan hero YSS dan Natan membuat EVOS mengunci kemenangan game ketiga dengan skor 17 vs 7 di menit ke-13.
Hanya butuh satu game, pemain EVOS sangat bersemangat di game keempat. Rekt dkk mampu mengendalikan permainan dari early hingga mid-game. Meski begitu, AE justru mampu mencuri momen saat late-game.
Diserang pada menit ke-19, AE berhasil comeback dengan menghempaskan empat hero dari EVOS. Seperti game pertama, Karina Jungler Tank menjadi mimpi buruk bagi Macan Putih.
War di lane tengah membuat EVOS kehilangan tiga hero sekaligus. One straight push, Celiboy dkk mengunci kemenangan game keempat dengan skor 22 vs 19. Game penentuan menghadirkan atmosfer pertandingan yang luar biasa.
Kedua tim terlihat mencoba meminimalisir kesalahan di game kelima. EVOS mampu unggul tipis 11 vs 9 di menit ke-19.
Saling bertukar serangan, EVOS meraih kesempatan emas saat empat hero AE tumbang di menit ke-24. Rasy dengan hero Angela-nya tak dapat mempertahankan Inhibitor dari serangan EVOS Legends. Rekt dkk merebut game kelima dengan skor 17 vs 13.
Kemenangan 3 vs 2 atas Alter Ego membuat satu tempat di Final Lower Bracket menjadi milik EVOS Legends. Macan Putih akan menghadapi tim yang kalah dari Final Upper Bracket pada Minggu (23/10/2021). Terdapat dua skenario yang dapat terjadi di Final Lower Bracket MPL Season 8 yaitu EVOS vs RRQ (El Clasico) atau EVOS vs ONIC.
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda