Suara.com - Realme Indonesia mengaku krisis chip yang melanda dunia saat ini memang berefek ke perusahaannya. Akan tetapi, mereka memastikan fenomena tersebut tak berdampak ke kenaikan harga ponsel.
"Sebenarnya semua industri pasti terdampak, termasuk Realme. Tapi kalau dari kami, Realme tidak akan menaikkan harga ponsel karena alasan chip shortage (kekurangan chip)," ujar PR Manager Realme Indonesia, Krisva Angnieszca, dalam konferensi pers virtual di Jakarta, Selasa (26/10/2021).
Perempuan yang akrab disapa Vava ini mengaku, Realme Indonesia sudah menyiapkan segala cara untuk mengatasi krisis chip. Salah satunya adalah mencari vendor lain untuk menambal kekurangan produksi.
"Salah satu yang Realme tempuh yaitu mencari vendor lain untuk membuat produk buatan kami. Sehingga produk kami enggak kekurangan," kata Vava.
Lebih lanjut, ia berujar bahwa divisi marketing Realme pasti akan mencari solusi seperti vendor lain. Dengan itu, maka harga ponsel Realme di Indonesia tidak ikut naik akibat krisis chip.
"Jadi kami sudah mempersiapkan itu, dan harganya juga enggak akan naik," jelas Vava.
Sebagai informasi, krisis komponen yang kini melanda dunia turut berefek pada kenaikan harga ponsel. Salah satu brand smartphone yang berdampak adalah Xiaomi Indonesia.
Beberapa waktu lalu, Xiaomi mengumumkan bahwa sejumlah model ponselnya mengalami kenaikan harga Rp 100.000. Merek smartphone Xiaomi yang harganya naik yakni Redmi 9A, Redmi 9C, Poco M3 Pro 5G, dan Redmi Note 10 5G.
Baca Juga: Efek Krisis Chip, Apple Disebut Pangkas Produksi Lini iPhone 13
Berita Terkait
-
Pasar Smartphone Global Q1 2026 Tumbuh 1 Persen, Samsung Kembali Jadi Raja, iPhone 17 Ikut Melejit
-
realme 16 Series 5G Meluncur di Indonesia, Bawa Kamera 200MP dan Zoom Periskop Mulai Rp5 Jutaan
-
realme 16 5G Debut dengan Selfie Mirror, Tren Baru Foto Selfie Pakai Kamera Belakang
-
realme 16 Series 5G Bawa 21 Classic Tone ala Kamera Profesional dan Fitur NEXT AI Photography
-
realme 16 Series 5G Resmi Meluncur 10 Maret 2026: Kamera 200MP + 50MP Periscope Pertama di Segmennya
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar