Suara.com - Platform OTT Indonesia Vidio meraih investasi sebesar 150 juta dolar AS dari Affinity Equity Partners (Affinity). Dengan investasi tersebut, Affinity akan bergabung dengan jajaran direksi dan akan bermitra dengan Vidio untuk mempercepat pertumbuhannya pasarnya di Indonesia.
Mengutip keterangannya, Selasa (2/11/2021) Affinity memberikan dengan penilaian pre-money valuation sebesar 750 juta dolar AS kepada platform streaming yang dimiliki oleh PT Surya Citra Media Tbk yang berada dibawah naungan PT Elang Mahkota Teknologi (Grup Emtek) tersebut.
Investasi ini akan mendukung Vidio Original Series, memperkaya konten dengan menambah lisensi konten olahraga, dan berinvestasi untuk mengedepankan pengalaman pelanggan dalam menyaksikan tayangan live streaming disertai gamifikasi.
"Ini menandai tonggak sejarah baru bagi Vidio sebagai platform OTT terbesar di Indonesia. Kami berusaha untuk terus fokus pada pengguna dengan menawarkan pengalaman streaming terbaik dan konten premium eksklusif terlengkap bagi pengguna Vidio," kata CEO Vidio Sutanto Hartono.
Managing Director dan Head of South East Asia Affinity Benny Lim mengatakan pihaknya senang dapat bermitra dengan Emtek Group dan Vidio dalam terus membangun OTT terbaik, yang menggambarkan masa depan sektor media di Indonesia.
"Dengan ekosistem media dan digital yang dimiliki Emtek, ditambah posisi Vidio sebagai yang terdepan, dan tim manajemen yang kuat, yang merupakan faktor penting dalam perjalanan kesuksesan Vidio di industri OTT Indonesia yang sangat dinamis," kata Benny Lim.
Sebagai bagian dari ekosistem digital dan media yang dimiliki SCM dan grup Emtek, Vidio memiliki keuntungan langsung melalui sinergi aset-aset di seluruh value chain yang merupakan dapat mendorong kesuksesan Vidio di dunia OTT.
Langkah ini turut menandai investasi sektor teknologi kedua Affinity di Asia Tenggara dan melanjutkan rekam jejak investasi Affinity di media dan hiburan yang mencakup Loen Entertainment, TEG, dan Skylife. [Antara]
Baca Juga: Gaet Jadi Komisaris, Ini Pujian Raffi Ahmad untuk Kaesang Pangarep
Tag
Berita Terkait
-
Alasan Serial 'Di Luar Nurul' Viral, Pemeran Utamanya Cocok Banget!
-
Pencitraan Kiki Narendra di Series Ini Sentil Realita Politik, Netizen: Mirip Tokoh Aslinya!
-
Sinopsis Ganteng-Ganteng Genteng: Kisah Pemuda Kaya Manja Tinggal di Desa, Tayang di Vidio
-
Rekomendasi Drakor Thriller Seru di Vidio
-
Tayang di Vidio, Film Ordinary Person Angkat Kisah Kelam Korea 1987
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik