Suara.com - Sebuah survei oleh Zoological Society of London (ZSL) mengungkapkan "berita positif" untuk satwa liar dan pemulihan ekosistem.
Kembali pada 1957, sungai ibu kota dinyatakan "mati secara biologis", dilansir laman CNN, Kamis (11/11/2021).
Tapi sekarang, hiu termasuk tope, starry smooth-hound dan spurdog, ikan ramping berukuran sekitar 23 inci dan ditutupi duri berbisa, telah ditemukan.
Spurdog dapat ditemukan di air yang dalam dan duri di depan dua sirip punggung hiu ,mengeluarkan racun yang dapat menyebabkan rasa sakit dan bengkak pada manusia.
Hiu tope, yang memakan ikan dan krustasea dan dapat mencapai 6 kaki dan hingga 106 pon, tidak pernah melancarkan serangan tanpa alasan terhadap manusia, menurut Wildlife Trusts Inggris.
Sementara itu, starry smooth-hound, yang bisa mencapai hingga 4 kaki dan 25 pon, kebanyakan memakan krustasea, kerang, dan moluska.
Namun, jumlah spesies ikan yang ditemukan di daerah pasang surut sungai telah menunjukkan sedikit penurunan.
Para ilmuwan konservasi telah memperingatkan bahwa penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memahami alasannya.
ZSL memperingatkan, sungai sepanjang 215 mil, rumah bagi lebih dari 115 spesies ikan dan 92 spesies burung, menghadapi ancaman polusi dan perubahan iklim.
Baca Juga: Hiu Paus di Gorontalo Diberi Nama Sandiaga Salahuddin Uno
Sungai juga menyediakan air minum, makanan, mata pencaharian dan perlindungan dari banjir pesisir kepada masyarakat sekitar.
Perubahan iklim telah meningkatkan suhu Thames rata-rata 0,2C per tahun, kata ZSL, memperingatkan bahwa ini melukiskan gambaran yang mengkhawatirkan, bila dikombinasikan dengan kenaikan permukaan laut.
Ketinggian air telah meningkat sejak pemantauan dimulai pada 1911 di bagian pasang surut Sungai Thames, naik di beberapa titik rata-rata 0,17 inci per tahun sejak 1990.
"Ketika suhu air dan permukaan laut terus meningkat di atas garis dasar bersejarah, satwa liar muara akan sangat terpengaruh, melalui perubahan siklus dan rentang hidup spesies," ZSL memperingatkan dalam sebuah pernyataan.
Berita Terkait
-
Ngeri, Pria Ini Bagikan Foto Bangkai Hiu Putih di Kebun Binatang Terbengkalai
-
Sinopsis The Meg: Teror Hiu Purba Palung Marianas
-
Ngeri, Polisi Temukan Kolam Renang Dipenuhi Hiu Lengkap dengan Pohon Natal
-
Dikira Bercanda, Polisi Ini Benar-benar Temukan Kolam Renang Penuh Hiu di Flat
-
Gigi Hiu Megalodon Ditemukan di Cibitung Sukabumi, Ukurannya Bikin Merinding
Terpopuler
- Pompa Air Paling Bagus dan Awet Merk Apa? Ini 4 Pilihan Terbaik Versi Review Pengguna
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- 5 HP Murah Terbaru Penyimpanan Lega Juni 2026: Memori 256 GB, Baterai 8.100 mAh
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Harga Redmi K90 Ultra Hampir Setara POCO X8 Pro Max, tapi 'Rasa Snapdragon'
-
Pre-Order GTA 6 Resmi Hadir Pekan Ini: Bocoran Harga dan Cuplikan Anyar Beredar
-
Spesifikasi Lenovo Aurora GH15: Headset Gaming Murah dengan Baterai 1000 mAh
-
Vivo X Fold 6 Beri 'Sinyal Bahaya' pada Galaxy Z Fold 8, Apa Saja Fiturnya?
-
5 HP Gaming Rp2 Jutaan dengan RAM Besar dan Baterai Jumbo Menurut Review
-
Sony Luncurkan 1000X THE COLLEXION dengan Audio Premium dan Noise Cancelling Generasi Terbaru
-
Poco F8 Ultra Kembali Ready Stock, Usung Snapdragon 8 Elite Gen 5 dan Performa Gaming Kelas Konsol
-
Kaspersky Ungkap Malware Argamal yang Menyamar dalam Game Dewasa, Hacker Bisa Kuasai Komputer Korban
-
Punya Uang Rp1,2 Juta Dapat HP Apa? Ini 5 Pilihan dengan Performa Terbaik Juni 2026
-
Microsoft Perluas Literasi AI di Indonesia, 50 Ribu Peserta Kantongi Sertifikasi Kecerdasan Buatan