Suara.com - Kepala Instagram Adam Mosseri mengatakan, platform tersebut sedang menguji fitur Take a Break (istirahat).
Fitur ini telah lama ditunggu-tunggu, untuk memberikan pengingat kepada pengguna ketika mereka telah menghabiskan waktu lama di platform.
“Jika Anda ikut serta, itu mendorong Anda untuk berhenti sejenak dari Instagram setelah Anda menghabiskan waktu tertentu di aplikasi; 10, 20, atau 30 menit,” kata Mosseri dalam sebuah video yang diposting ke Twitter.
Mosseri menambahkan, fitur ini adalah bagian dari upaya yang lebih luas, mencoba dan memberi orang lebih banyak kontrol atas pengalaman mereka di Instagram.
“Pada akhirnya, Anda tahu apa yang terbaik untuk Anda dalam hal cara menggunakan aplikasi. Dan kami ingin memastikan bahwa kami menyediakan alat bagi Anda untuk membentuk Instagram menjadi apa yang cocok untuk Anda,” tweetnya dilansir laman The Verge, Kamis (11/11/2021).
Pengujian fitur Istirahat dilakukan di tengah pengawasan ketat di Instagram dan perusahaan induknya Meta (sebelumnya Facebook), setelah pelapor Frances Haugen bersaksi di depan Kongres.
Diketahui, penelitian internal perusahaan menunjukkan Instagram dapat memiliki efek negatif pada kesehatan mental anak muda.
Remaja mengatakan kepada peneliti perusahaan bahwa mereka merasa "kecanduan" ke Instagram.
Tapi, mereka tidak memiliki kendali diri untuk mengurangi penggunaan, meskipun lebih suka jika lebih jarang memeriksa aplikasi.
Baca Juga: Aksi Heroik Wanita Kejar Jambret, Endingnya Bikin Warganet Kecewa
Wakil presiden urusan global perusahaan, Nick Clegg, mengatakan di CNN bulan lalu bahwa mereka sedang mengerjakan fitur Istirahat bersama dengan fitur serupa, semuanya dengan mempertimbangkan remaja.
"Ketika sistemnya “melihat" bahwa seorang remaja melihat konten yang sama berulang-ulang, dan konten itu mungkin tidak kondusif untuk kesejahteraan mereka, kami akan mendorong mereka untuk melihat konten lain,” kata Clegg.
Seorang juru bicara perusahaan mengonfirmasi bahwa pengguna harus memilih fitur untuk mengaktifkannya tetapi mengatakan dalam email ke The Verge bahwa akan mengirimkan pemberitahuan.
Sekilas fitur dalam video Mosseri menunjukkan prompt akan ditampilkan di feed pengguna tetapi tidak akan mengambil alih seluruh layar.
Secara teori, seseorang dapat menggulir melewatinya.
Jika memilih "aktifkan", mereka akan diminta untuk memilih berapa lama waktu yang ingin mereka habiskan di aplikasi sebelum mereka menerima pengingat.
"Ambil napas dalam-dalam, tulis apa yang Anda pikirkan, dengarkan lagu favorit Anda, lakukan sesuatu di daftar tugas Anda," tulis pengingat yang muncul.
Mosseri mengatakan, Instagram bekerja sama dengan pakar pihak ketiga untuk mendapatkan saran tentang kiat apa yang ditawarkan dan cara membingkai istirahat.
Jika perusahaan "nyaman" dengan fitur itu, bisa diluncurkan lebih luas bulan depan.
Berita Terkait
-
Tak Ada Aufar Hutapea di Instagram Olla Ramlan Sejak Isu Keretakan Rumah Tangga Mencuat
-
Terekam CCTV, Motor Tukang Bakso Terbakar, Sempat Angkut Beberapa Barang Kemudian Meledak
-
Lagi Pesut Hamil Mati di Perairan Sungai Mahakam Kukar, Warganet Sedih: Duh
-
Usai Diperiksa Sebagai Tersangka, Instagram Salim Nauderer Raib
-
Tanggapi Hilangnya Akun IG Blacklist, CEO RRQ Geram dengan Provokator
Terpopuler
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing
- Masuk Desil 10 Padahal Penghasilan Pas-pasan? Jangan Panik, Ini Arti dan Penjelasan Resminya
- Contoh Teks Sambutan Ketua RT Malam Tirakatan 17 Agustus yang Singkat, dan Penuh Makna
- 4 Rice Cooker Mini Murah yang Cepat Matang dan Hemat Listrik Sesuai Review Pembeli
Pilihan
-
Prabowo: Ojol Sekarang Dapat 92 Persen Hasil Kerja, Pendapatannya Naik 3 Kali Lipat
-
Hadiri Sidang Tahunan, Intip Gaya Prabowo dan Gibran saat Tiba di Gedung Parlemen Senayan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
Terkini
-
Local Media Community Gandeng Google Dukung Penguatan Ekosistem Media Lokal
-
Tegas! Menkeu Purbaya Ungkap Tak Ada Kenaikan Gaji Guru di 2027
-
Renjana Perca, Saat Fashion Indonesia Bertemu Ekonomi Sirkular
-
Modal Foto AI Berseragam Polisi, Pria di Bandung Tipu Korban dan Bawa Lari Uang
-
Insentif Guru Ngaji di Bogor Jadi Rp1,2 Juta per Tahun
-
Jaga Gajah Sumatera, Pertamina Kilang Plaju Perkuat Upaya Melestarikan Warisan Alam Sumsel
-
Temukan 1.500 Warga Terjebak Grup LGBT Daring, Pemkab Serang Siapkan Langkah Pembinaan
-
Bank Sumsel Babel dan Unsri Bersinergi Menyiapkan Generasi Pemimpin Masa Depan
-
Havaianas Debut Kitten Heel di Copenhagen Fashion Week
-
Perombakan Buku Sekolah, Solusi Literasi atau Cuma Proyek Bisnis Baru?