Suara.com - Sebuah rumah direkam seorang warganet asal Madiun, di mana pemilik rumah menanam pohon pisang di atas atapnya.
Unggahan yang dibagikan oleh akun TikTok @apipahh165 beberapa waktu lalu, terekam sebuah rumah tingkat dengan paduan warna cat hijau dan oranye berdiri di pinggir jalan.
Namun, bagian atap rumah tersebut menarik perhatian warganet karena pemiliknya memutuskan untuk menanam pohon pisang di atasnya.
Tak hanya satu, terekam beberapa pohon pisang dan jenis pohon lainnya tumbuh subur serta menjulang tinggi di atas rumah tersebut.
"Ya Allah bapak, gimana ceritanya nanem pohon pisang di atas genteng. Nanti aku juga mau nanem padi sama bikin empang sekalian. Biar kereen," ucap pemilik akun dalam videonya.
Menurut keterangan, video yang direkam di Madiun, Jawa Timur, tersebut adalah milik seorang pengusaha plastik terbesar.
Unggahan yang telah dilihat sebanyak lebih dari 78.100 penayangan dan disukai sebanyak lebih dari 4.376 kali oleh sesama pengguna TikTok ini pun menuai beragam komentar.
"Bayangin kalau semua atap kayak gitu, mungkin udara jadi bersih lagi," tulis akun @nadnitn.
"Sekarang banyak yang nanem-nanem di atas rumah gitu, karena nggak ada lahan," komentar @missringring123.
Baca Juga: Bocah Pemulung Terekam Beri Makan Kucing Liar, Warganet: Nangis Liatnya
"Ini cita-citaku, pengen punya kebun di lantai atas rumah. Biar keren," ungkap @setroberry.
"Saudaraku juga gitu, lantai duanya belum jadi karena kurang dana. Akhirnya ditanam jagung sementara wkwk," tambah @kmbangkanthil.
"Kreatif yang punya rumah, biar nggak ada yang nyolong," sahut @kangkredit001.
Berita Terkait
-
Viral di TikTok, Dekorasi Natal Bak Istana Ajaib di Musim Dingin
-
Ngidam Unik, Warganet Ini Ingin Jadi Pengantin Lagi
-
Jan Ethes Berlaga di Kejuaraan Taekwondo, Aksinya Bikin Warganet Gemas
-
Viral Aksi Rombongan Datang Kondangan Bawa Pohon Pisang sampai Bebek
-
Bikin Kagum! Bocah 1 tahun Jadi Interpreter Ayahnya yang Tuli
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
21 Ribu Warga Yogyakarta Terdampak Perubahan Desil, Wali Kota Siapkan Refocusing Anggaran
-
Doa Shin Tae-yong: Semoga Ada Solusi Terbaik buat Jakmania dan Manajemen Persija
-
Persib Bandung Wajib Waspada! Teja Paku Alam Ungkap Ancaman Serangan Balik Manila Digger
-
Bisikan Sang Ayah Bikin Agil Bangkit, Mahasiswa UT Ini Raih Podium Campus League
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan