Suara.com - WhatsApp memperkenalkan dua fitur baru yang disebut Flash Call atau panggilan kilat dan message-level reporting atau lapor pesan.
Fitur ini dimaksudkan untuk menambah sisi keamanan pengguna di aplikasi.
Flash Call WhatsApp adalah cara baru untuk memverifikasi nomor telepon pengguna saat akun mereka login di aplikasi.
WhatsApp akan mengecek apakah nomor telepon sudah sesuai dengan melakukan panggilan otomatis.
Biasanya fitur ini muncul ketika pengguna melakukan login di ponsel baru. Sebelumnya verifikasi data hanya dilakukan lewat SMS.
Dilansir laman Gizmochina, Selasa (23/11/2021), fitur ini masih berlaku untuk pengguna Android.
WhatsApp juga mengklaim bahwa opsi ini jauh lebih aman karenanya semua dilakukan langsung via aplikasi.
Sementara message-level reporting adalah sebuah fitur WhatsApp yang memungkinkan pengguna bisa melaporkan pesan tertentu yang mereka terima.
Caranya, mereka hanya tinggal menekan pesan yang mau dilaporkan.
Jadi pengguna hanya perlu melaporkan pesan yang sekiranya membuat mereka tak nyaman, alih-alih langsung memblokir nomor pengguna.
Baca Juga: WhatsApp Uji Coba Fitur Reaksi Pesan di Android
Fitur message-level reporting WhatsApp ini dinilai akan berguna untuk menangani pesan spam, pelecehan, pesan tak dikenal, atau pesan yang bersifat ilegal dan kriminal.
Berita Terkait
-
WhatsApp Siapkan Fitur Komunitas, Membuat Grup dalam Grup
-
WhatsApp Ikut Berubah Usai Facebook Ganti Nama ke Meta
-
Cara Cek HP yang Masih Bisa Dipakai WhatsApp WA Per 1 November 2021
-
Daftar HP yang Tidak Bisa Akses WhatsApp Per 1 November 2021
-
Mulai Besok WhatsApp Stop Beroperasi di Sederet Ponsel Ini
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
- 5 Pilihan Rice Cooker Panci Keramik yang Awet, Tahan Gores, dan Mudah Dibersihkan
- 25 Pengemis Haji Gocap di Kebayoran Baru Dikirim ke Panti Sosial
Pilihan
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
Terkini
-
Tunggakan Rp14,8 Miliar, 303 Pemain Belum Digaji: Ada Klub Raffi Ahmad Rans FC
-
Bukan Cuma Jadi Konsumen! DPR Ingin Indonesia Kuasai Ekosistem AI
-
Alasan Ada Agenda Lain, Anggota DPR Satori Mangkir dari Pemeriksaan KPK
-
Persib Lolos ACL Two dengan Drama! Mariano Peralta Jadi Pahlawan di Menit-Menit Akhir
-
Cegah Risiko Pidana, Pakar Sebut Pemerintah Tepat Atur Pembelian Timah Rakyat
-
Desak Pelaku Pengeroyok Bambang Setiawan Ditangkap, Wamen HAM: Harus Ditindak Tegas!
-
Dedi Mulyadi: Uang Pajak Warga Depok Siap Disulap Jadi Flyover dan Underpass
-
Setengah Karhutla Terjadi di Wilayah Korporasi yang Izinnya dari Negara!
-
Sikap Bupati Bogor Usai KPK Masuk Pemkab: Serahkan Proses Hukum dan Hargai Praduga Tak Bersalah
-
Padam Setelah 30 Jam, Kebakaran Pabrik Plastik di Serang Telan Kerugian Rp41 Miliar