Suara.com - Perusahaan teknologi raksasa Google merayakan Hari Guru 2021 di Indonesia yang jatuh pada 25 November, dengan menampilkan doodle lucu dan menggemaskan berbentuk lebah di halaman awal pencarian.
Doodle tersebut memperlihatkan sekelompok lebah warna-warni dengan ukuran yang lebih kecil menghadap ke seekor lebar besar yang tengah memegang buku.
Ilustrasi tersebut menggambarkan lebah yang lebih besar sebagai guru, sementara yang lain adalah para siswa. Lebah-lebah itu terbang di atas bunga beraneka warna.
Terdapat doodle ulat berwarna hijau di atas salah satu bunga yang menggantikan huruf L dalam kata Google.
Peringatan Hari Guru sendiri merupakan bentuk penghormatan dan penghargaan untuk para pahlawan tanpa tanda jasa di Indonesia.
Perjuangan guru sendiri dimulai sejak zaman Hindia Belanda.
Tak seperti pahlawan yang memegang senjata, para guru membentuk Persatuan Guru Hindia Belanda (PGHB) pada 1912 sebagai usaha untuk membebaskan rakyat Indonesia dari belenggu penjajahan.
Pada 1932, PGHB berganti nama menjadi Persatuan Guru Indonesia (PGI).
Perubahan nama ini mengejutkan Belanda karena penggunaan kata "Indonesia" dalam PGI dinilai mencerminkan semangat kebangsaan.
Baca Juga: Memuliakan Guru dan Ilmu
Sayangnya, ketika Jepang masuk ke Indonesia, segala bentuk organisasi dilarang, termasuk PGI, dan sekolah ditutup.
Setelah sempat terhenti akibat penjajahan Jepang dan Indonesia merdeka, PGI akhirnya menggelar kongres pertama pada 24-25 November 1946 di Surakarta, Jawa Tengah.
Salah satu hasil kongres adalah untuk menghapus organisasi atau kelompok guru yang masih berdasar pada perbedaan golongan, tamatan, lingkungan daerah, dan bahkan ras.
Hingga akhirnya 25 November disepakati sebagai tanggal berdirinya Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI).
Sebagai salah satu bentuk penghormatan kepada para guru, pemerintah pun menetapkannya sebagai Hari Guru Nasional dalam Keputusan Presiden Nomor 78 tahun 1994.
Google doodle ini hanya muncul di halaman awal pencarian Indonesia.
Berita Terkait
-
Kumpulan Pantun Hari Guru Nasional untuk Para Pahlawan Tanpa Tanda Jasa
-
30 Ucapan Selamat Hari Guru Nasional 2021, Kirim ke Grup WA dan Status IG
-
Apes Menuruti Google Maps, Mobil Pikap Jadi Nyasar dan Terjebak di Jalan Setapak
-
Peringati HGN 2021, Disdikbud Gelar Napak Tilas Sejarah hingga Peluncuran Buku
-
Link Download Logo Hari Guru Nasional 2021 dengan Ukuran Besar untuk Spanduk dan Baliho
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
Terkini
-
Harga dan Spesifikasi Marshall Monitor III ANC Cream di Indonesia
-
5 Tablet 12 Inci untuk Produktivitas Tinggi, Ringkas Dibawa Kemana Saja
-
Google Luncurkan Search Live, Bisa Cari Info Pakai Suara dan Kamera
-
Tips Bikin Konten Instagram dan TikTok Lebih Autentik Pakai Xiaomi 17 dengan Kamera Leica
-
5 Pilihan HP POCO 5G Terbaru Paling Murah di 2026, Konektivitas Cepat
-
Samsung Galaxy A37 5G Resmi Hadir: Andalkan Kamera Nightography dan AI, Cocok Buat Konten Seharian
-
Serangan Siber di Indonesia Tembus 14,9 Juta, Kaspersky Dorong SOC Berbasis AI
-
Biaya Registrasi SIM Biometrik Mahal, Komdigi Minta Keringanan ke Tito dan Purbaya
-
NextDev Summit 2026 : Telkomsel Dorong Startup AI, Tax Point Jadi Juara
-
Komdigi Buka Lelang Frekuensi 700 MHz dan 2,6 GHz, Perluas Internet ke Pelosok Daerah