Suara.com - Google Maps kembali menelan korban. Kali ini, giliran mobil pikap yang jadi sasarannya.
Dalam sebuah unggahan akun TikTok @nur_rachman79, terlihat sebuah mobil pikap terjebak di jalan cukup sempit.
Pikap tersebut tak mampu bergerak karena kanan dan kirinya sudah cukup mepet dengan rumah warga.
Pengunggah bercerita kalau dirinya tengah bangun tidur. Tiba-tiba melihat adanya mobil pikap yang terjebak di jalan sempit dekat rumahnya.
Bisa dibilang jalan tersebut hanya bisa dilalui pemotor, bukan untuk roda empat.
Para warga sekitar pun mendatangi pemilik mobil itu. Terlihat ada dua pria paruh baya yang berbincang singkat dengan pemuda berkaos merah.
Selain itu, kedua pria tadi juga melihat kondisi medan dan mobil tersebut. Diketahui juga bahwa mobil hitam itu dari Bandung dan kejadiannya berada di Sukabumi.
"Posisi Sukabumi-cicurug. pedaleman. mobilnya plat D dari Bandung. ceritanya nyasar, terus pake google maps. eeh malah dpt jalan motor," tulis NR.
Setelah itu, warga sekitar yang didominasi pria muda membantu mobil tersebut untuk kembali ke jalurnya. Mereka kompak mendorong mobil itu untuk mundur.
Baca Juga: Viral Pemain PSBS Biak Naik Pikap ke Tempat Latihan, Kepemilikan Mobil Jadi Sorotan
Kondisi jalan pun begitu sempit, di sebelah kanan merupakan jurang sedangkan di sisi kiri perkebunan.
Video ini pun membuat warganet membanjiri kolom komentar.
"Kalau pakai Google Maps bersiaplah menjadi Ninja Hatori. Mendaki gunung lewati lembah, sungai mengalir indah ke samudera, bersama teman berpetualang," tulis @Didik Hart***.
"Pasti pakai jalu jalan/motor. Dia ga switch ke jalur mobil, bukan GMaps yang salah," timpal @boboi****.
"lain kali kalau masuk ke pedesaan sebaiknya tanya ke penduduk sekitar. Pake Gmaps suka ngaco," celetuk @Fuadi*****.
Untuk melihat video selengkapnya, klik DI SINI!
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Ambisi Ekspor Kendaraan Komersial Indonesia Melambung di GIICOMVEC 2026
-
Bos Agrinas Patuhi Saran Dasco, Sepakat Tunda Impor Pikap India
-
Ironi Kopdes Merah Putih Pakai Pikap Bukan Merah Putih, DPR Ikut Heran
-
Kontroversi Impor Mobil India Rp 24 Triliun Saat Pabrik Lokal Sedang Nganggur
-
BYD Seal 2026 Tawarkan Bagasi Lebih Luas dan Desain Segar, Begini Fiturnya
-
Impor Pikap India untuk Kopdes Perlu Pertimbangkan Manufaktur Lokal
-
IIMS 2026 Sukses Besar, 580 Ribu Pengunjung dan Transaksi Tembus Rp8,7 Triliun
-
Tips Memilih Mobil Nyaman untuk Mudik Lebaran Bersama Keluarga, Ini 5 Rekomendasinya
-
Ancaman Impor Mobil India Terhadap Nasib Ribuan Buruh Komponen Otomotif Lokal
-
Ganti Baterai Motor Listrik Mahal? Ini Kisaran Biaya dan Cara Merawatnya agar Awet