Suara.com - Sistem kecerdasan buatan (AI) baru menemukan lebih dari 300 exoplanet atau planet ekstrasurya asing yang sebelumnya tidak diketahui dalam data Teleskop Luar Angkasa Kepler milik NASA.
Teleskop yang khusus memburu exoplanet pertama NASA itu telah mengamati ratusan ribu bintang dalam pencarian planet yang berpotensi layak huni di luar tata surya.
Katalog planet potensial yang disusun teleskop terus menghasilkan penemuan baru bahkan setelah teleskop itu tak berfungsi. Namun sekarang, algoritma baru yang disebut ExoMiner dapat meniru proses tersebut dan menganalisis katalog lebih cepat dan efisien.
ExoMiner adalah sejenis algoritma kecerdasan buatan yang dapat mempelajari dan meningkatkan kemampuannya saat memasukkan data dalam jumlah yang cukup.
Teleskop Kepler memiliki banyak data. Dalam waktu kurang dari 10 tahun, teleskop mampu menemukan ribuan kandidat planet, dengan hampir 3.000 di antaranya telah dikonfirmasi. Itu mencakup sebagian besar dari keseluruhan 4.569 exoplanet yang diketahui saat ini.
Untuk setiap kandidat exoplanet, para ahli yang meneliti data Kepler akan melihat kurva cahaya dan menghitung seberapa besar bagian dari bintang yang ditutupi planet serta menganalisis berapa lama waktu yang dibutuhkan kandidat exoplanet untuk melintasi piringan bintang.
Algoritma ExoMiner pun mengikuti proses yang sama tetapi lebih efisien, memungkinkan para peneliti untuk menambahkan 301 exoplanet yang sebelumnya tidak diketahui ke dalam katalog planet Kepler sekaligus.
"ExoMiner sangat akurat dan dalam beberapa hal lebih dapat diandalkan daripada pengklasifikasi mesin yang ada serta ahli manusia sekalipun," kata Hamed Valizadegan, pemimpin proyek ExoMiner dan manajer pembelajaran mesin dengan Universities Space Research Association di NASA Ames Research Center, seperti dikutip Space.com pada Senin (29/11/2021).
Setelah ExoMiner membuktikan kemampuannya, para ilmuwan juga ingin menggunakannya untuk membantu menyaring data dari misi pencarian planet ekstrasurya yang ada dan yang akan datang, seperti Transiting Exoplanet Survey Satellite (TESS) NASA saat ini atau Planetary Transits and Oscillations of Stars milik Badan Antariksa Eropa (ESA).
Baca Juga: NASA Peringatkan, Asteroid Berukuran Raksasa Menuju Jalur Orbit Bumi
Sayangnya, tidak ada exoplanet yang baru dikonfirmasi memiliki potensi dapat menampung kehidupan karena berada di luar zona layak huni bintang induknya.
Berita Terkait
-
Jatim Media Summit 2026 Dorong Transformasi Beyond Media di Era AI
-
Mengapa Koruptor Pindah ke Emas? Saatnya AI Mengendus Brankas Tersembunyi
-
Jatim Media Summit 2026: AI Disebut Jadi "Jalan Pulang" Jurnalisme
-
Meta AI Muse Spark 1.1 Kini Bisa Eksekusi Tugas Nyata, Bukan Sekadar Jawab Prompt
-
Era Baru Penanganan Kanker: AI dan Teknologi Presisi Tingkatkan Akurasi Diagnosis Pasien
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Viral Video Demo Ternyata Rekaman Lama, Pemerintah Buru Penyebar Hoaks
-
5 Pilihan Sabun Cuci Muka Glad2Glow Sesuai Review, Mengatasi Kulit Berjerawat hingga Kusam
-
Ramai Dibahas! Apa Itu Universitas Republik Indonesia? Begini Penjelasan Lengkapnya
-
Fakta Baru Mutilasi Depok: Saepul Diduga Penyuka Sesama Jenis, Motif Masih Teka-teki
-
Kemarau Panjang Mengintai, Jakarta Rencanakan Hujan Buatan Tiap Pekan
-
Anwar Ibrahim Keluarkan Perintah di Kasus Pilot Malaysia Jadi Kurir Narkoba Ditangkap di Jakarta
-
DTI Series 2026 Resmi Digelar, Perkuat Kolaborasi Digital Nasional
-
15 Ide Lomba 17 Agustus Indoor di Kantor yang Paling Seru dan Gak Ribet!
-
YouTube Dipanggil Komdigi, AI Moderasi Konten Dinilai Perlu Evaluasi
-
BRI Buka Program BRIncubator 2026, Dukung UMKM Go Global