- Platform streaming iQIYI menyiapkan strategi besar pada tahun 2026 untuk memperkuat eksistensi pasar digital di Indonesia.
- Perusahaan fokus mengembangkan konten drama China serta memproduksi konten lokal melalui kemitraan strategis dengan berbagai pihak.
- Program iQIYI Starship akan hadir di Indonesia untuk memberikan pengalaman interaktif dan pertemuan langsung dengan artis China.
Suara.com - Platform streaming Asia iQIYI semakin agresif memperluas pasar di Indonesia dengan menyiapkan strategi besar pada 2026.
Fokus utama perusahaan mencakup penguatan konten drama China atau dracin, pengembangan konten lokal Indonesia, hingga menghadirkan pengalaman interaktif lewat program iQIYI Starship.
Langkah ini dilakukan seiring pertumbuhan penonton digital Indonesia yang terus meningkat dan menjadikan Tanah Air sebagai salah satu pasar paling penting bagi iQIYI di Asia Tenggara.
Senior Managing Director Southeast Asia iQIYI, Dinesh Ratnam, mengatakan perusahaan kini tidak hanya fokus menghadirkan banyak tayangan, tetapi juga membangun pengalaman hiburan yang lebih dekat dengan audiens lokal.
“Indonesia memiliki komunitas penonton yang sangat dinamis dan terus berkembang. Fokus kami ke depan bukan hanya menghadirkan lebih banyak konten, tetapi membangun ekosistem hiburan yang terasa dekat dengan audiens,” ujar Dinesh dalam keterangannya, Sabtu (2/5/2026).
Ia menambahkan, pendekatan tersebut dilakukan melalui cerita yang relevan secara budaya hingga pengalaman interaktif yang memungkinkan penggemar lebih dekat dengan artis favorit mereka.
Dracin Jadi Senjata Utama iQIYI
Drama China masih menjadi magnet utama bagi pengguna iQIYI di Indonesia. Genre ini dinilai memiliki daya tarik kuat berkat kisah romantis, emosional, penuh konflik, serta visual sinematik yang memanjakan penonton.
Beberapa judul populer seperti Pursuit of Jade dan Fate Chooses You disebut berhasil menarik perhatian besar penonton Indonesia dan sempat menduduki posisi teratas di platform iQIYI.
Baca Juga: BRI Gelar RUPST 2026, Pemegang Saham Bisa Voting Online via eASY.KSEI, Begini Caranya
Melihat tingginya minat terhadap dracin, iQIYI memastikan akan terus memperkuat katalog konten Asia premium untuk pasar Indonesia pada 2026.
Fokus Garap Konten Lokal Indonesia
Selain mengandalkan dracin, iQIYI juga mulai serius mengembangkan konten original lokal melalui strategi hyper-localization.
Pendekatan ini dilakukan agar layanan dan tayangan terasa lebih dekat dengan budaya, bahasa, serta kebiasaan penonton Indonesia.
Head of Original Content Indonesia iQIYI, Ikhsan Sasmita, mengatakan perusahaan kini aktif bekerja sama dengan berbagai mitra lokal untuk memperluas jangkauan layanan dan memperkuat produksi konten lokal.
“Hyper-localization menjadi pendekatan utama iQIYI di Indonesia, di mana kami tidak hanya menghadirkan konten, tetapi juga memastikan setiap aspek platform terasa relevan dengan budaya, bahasa, dan kebiasaan menonton penonton lokal,” kata Ikhsan.
Berita Terkait
-
Platform Digital Bikin Kerja Lebih Cerdas dan Produktif
-
Dari Transaksi Harian ke Perjalanan Global Lewat Integrasi Program Poin
-
Platform E-Commerce Industri Berbasis AI Ini Dorong Transformasi Industri 4.0
-
Inovasi Aplikasi Lokal Bantu Pelaku Tekstil Bergerak Lebih Cepat
-
Platform Kripto Indodax Jebol, Duit Nasabah Rp600 Juta Hilang Hingga OJK Bertindak
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis