Suara.com - Pengguna Android telah diidentifikasi sebagai calon korban penipuan malware yang berusaha mendapatkan informasi pribadi, melalui telepon mereka.
Caranya lebih sederhana, dengan menjawab panggilan telepon pengguna berisiko dicuri kredensial perbankan digital mereka.
Baru-baru ini, sebuah malware bernama BRATA ditemukan di Italia. "Pelaku ancaman" menghubungi pengguna Android yang menjadi korban serangan SMS untuk mencuri informasi perbankan online mereka.
Peneliti Cleafy mengatakan varian tersebut memiliki kemampuan untuk tidak terdeteksi oleh sebagian besar pemindai AV.
Penelitian mereka lebih lanjut menyatakan bahwa malware itu sebelumnya hanya ditemukan di Brasil. Kemudian, didistribusikan melalui aplikasi Google Play Store.
Pada Juni 2021, penipuan Android ini diidentifikasi menggunakan SMS phishing, juga dikenal sebagai smishing, untuk mendistribusikan berbagai aplikasi Android.
Awal bulan ini, tercatat malware yang menyamar sebagai aplikasi perbankan, kebugaran, dan pemindaian dokumen telah mendapatkan akses ke ponsel lebih dari 300.000 pengguna Android.
Perangkat lunak Trojan yang jahat mampu mencatat penekanan tombol dan mengirim data pribadi dari jarak jauh ke penjahat di luar lokasi, kemudian meretas aplikasi perpesanan dan menyebarkan infeksi ke ponsel lain di jaringan yang sama.
Laporan November oleh ThreatFabric merinci aplikasi yang terinfeksi, yang mencakup pembaca kode QR, dompet kripto, dan pemindai dokumen, dan telah diunduh oleh total lebih dari 300.000 pengguna.
Baca Juga: Cara Menulis Word di HP, Mudah dan Praktis
Aplikasi tersebut tampak tidak berbahaya dan menurut ThreatFabric, malware tersebut tidak aktif saat pertama kali diunduh, kemudian diaktifkan dari jarak jauh untuk mengumpulkan informasi.
Jika yakin ponsel Anda terinfeksi, hal pertama yang harus dilakukan adalah menghapus aplikasi yang mencurigakan secepat mungkin dan menjalankan pemindaian anti-virus.
Juga, jika tiba-tiba ada lonjakan data atau penggunaan baterai, bisa jadi malware menjalankan tugas latar belakang di perangkat Anda.
Dilansir laman The Sun, Senin (6/12/2021), segera periksa untuk memastikan tidak ada teman yang menerima pesan misterius dari Anda, terutama dengan tautan aneh.
Malware dapat menggunakan ponsel untuk mengirim pesan ke orang-orang di daftar kontak Anda, dan selanjutnya menginfeksi jaringan.
Pilihan terbaik untuk perlindungan adalah menginstal perangkat lunak antivirus yang kuat dan melakukan pemeriksaan keamanan rutin, dan memastikan Anda selalu menggunakan sistem operasi terbaru.
Berita Terkait
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
Terkini
-
Polemik Berkas Korupsi PLTU Batubara, Langkah Polri Dinilai Lawful dan Rasional
-
Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Sedot 1,1 Juta Penonton, Roda Ekonomi Tembus Rp5 Triliun
-
Dimulai dari Reservasi, Hotel di Gading Serpong Ini Andalkan Pengalaman Serba Digital
-
Kronologi Dugaan Guru SD Hukum Murid Pakai Mistar di Lubuklinggau, Polisi Periksa TKP
-
Daftar Brand yang Paling Sering Masuk Keranjang Belanja Warga Indonesia
-
Kenapa Harga Pemain EA FC 26 Naik-Turun Setiap Pekan? Ini Polanya
-
Flu Singapura Merebak di Sumsel, Mengapa Palembang Jadi Daerah dengan Kasus Terbanyak?
-
Statistik Apik Youri Tielemans, Pengganti Casemiro yang Lebih Efisien untuk MU
-
Purbaya Jamin Kopdes Merah Putih Pasti Untung, Asal Tak Dikorupsi
-
Jembatan Musi V Segera Dibuka, Perjalanan Palembang-Betung Bakal Cuma 1 Jam