Suara.com - Free Fire (FF) selalu merilis karakter baru di hampir setiap pembaruan besar pada 2021. Selain memperkenalkan karakter baru, pengembang juga melakukan nerf dan buff terhadap kemampuan yang telah ada.
FF merilis 10 karakter baru tahun ini dan sebagian besar dari karakter tersebut diterima secara luas oleh pemain. Namun, beberapa dari karakter itu tidak dapat memenuhi harapan.
Dilansir dari Sportskeeda pada Selasa (14/12/2021), berikut ini tiga karakter FF dengan kinerja paling buruk pada 2021:
1. Shirou
Shiro memiliki kemampuan Damage Delivered yang mampu menandai lawan selama enam detik jika berada dalam jarak 80 meter. Tembakan pertama pada target juga memiliki 50 persen penetrasi armor tambahan.
Meskipun kemampuannya lebih baik daripada sebagian besar karakter lain, tetapi Shirou tidak cukup membuat para pemain senang. Shirou adalah satu-satunya karakter pasif dengan waktu cooldown dan ini dikurangi dalam pembaruan OB30.
2. Maro
Maro memiliki skill pasif bernama Falcon Fever. Dia adalah salah satu karakter Free Fire paling tidak populer yang kemampuannya dianggap tidak layak untuk dimiliki.
Dengan Falcon Fever, kerusakan yang ditimbulkan pada musuh meningkat sebesar 5 persen dengan peningkatan jarak. Kerusakan pada musuh yang ditandai juga ditingkatkan sebesar 1 persen.
3. Leon
Leon adalah karakter Free Fire baru yang diberikan secara gratis beberapa minggu lalu. Namun, kemampuan Leon tidak sebanding dengan diamonds yang harus dikeluarkan pemain sekarang untuk mendapatkannya.
Kemampuan Buzzer Beat miliknya memberikan 5 HP jika pemain berhasil selamat dari suatu pertempuran. Jumlah HP tidak cukup dan Leon dapat dengan mudah diganti dengan karakter yang lebih baik seperti Jota atau Luqueta.
Baca Juga: 3 Tips Capai Tingkat Heroic di Free Fire Max
Penting diketahui bahwa semua kemampuan karakter di atas berada pada level minimum karakter. Oleh karena itu, bagi pemain yang memiliki salah satu karakter di atas, pemain dapat menaikkan level karakter untuk membuatnya lebih kuat.
Tiga karakter di atas ini disebut komunitas pemain Free Fire sebagai karakter yang dianggap memiliki kinerja paling buruk.
Berita Terkait
-
17 Kode Redeem FF 25 Agustus 2026: Kesempatan Dapat Voucher dan Skin Senjata Terbaru
-
20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
-
29 Kode Redeem FF Hari Ini 27 Juli 2026, Klaim Item Gratis Sebelum Terlambat
-
Modernisasi Transaksi Aset Game Lewat Sistem 'Escrow' Berbasis Komunitas
-
17 Kode Redeem FF Aktif 19 Juli 2026: Kesempatan Klaim Hadiah Kolaborasi Blue Lock
Terpopuler
- Profil dan Pekerjaan Jhon LBF, Siap Bantu Ruben Onsu Bayar Kerugian Rp3,5 M
- 3 Shio yang Menarik Keberuntungan Sepanjang September 2026, Hoki Sebulan Penuh
- Cara Membersihkan Bunga Es Tanpa Mematikan Kulkas, Aman dan Mudah Dilakukan
- 4 Tips Merebus Telur agar Mudah Dikupas, Hasil Mulus Sempurna
- 3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
Pilihan
-
Terbuang dari Klub Orang Indonesia, Emil Audero Selangkah Lagi ke Rayo Vallecano
-
Sempat Serukan Serang Hercules! Admin Akun Pemukiman Setan Ditangkap Polisi karena Molotov
-
Pidato Pertama Sebagai Ketua Umum PBNU, Gus Kikin Berseloroh: Baru Dua Jam Saja
-
Jalani Ritual di Danau Sunter, WNA Aljazair Dievakuasi Setelah Dirayu 3 Jam
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
Terkini
-
Makin Viral Jelang 9.9! Kolaborasi Shopee bersama Naykilla & Tenxi Ramai Dibicarakan Netizen
-
Setengah Abad Semrawut, 614 Pedagang di Kramat Jati Kini Dapat Lokasi Baru
-
Demo Berujung Bentrok di Simpang Gramedia Jogja, 6 Mahasiswa Dilarikan ke RS Panti Rapih
-
Setelah Paru-Paru Dunia Dikepung Asap, Kapan Hutan Pulih?
-
Mengapa Sambungan Rel Kereta Api Ada Celahnya? Ini Alasannya
-
Warga Dibayar Rp150 Ribu Padamkan Karhutla, Seberapa Efektif Strategi Baru Herman Deru?
-
Petaka di Balik Porsi MBG: 431 Santri Sidoarjo Tumbang, 19 Sekolah Siaga Satu
-
Waskita Karya Digitalisasi Pembayaran Proyek, Jadi Perusahaan Konstruksi Pertama Bersertifikasi SNAP
-
Jelang Tur Konser KATSEYE, Sophia Putuskan Skip Demi Kesehatan Mental
-
Kasus ISPA Meningkat di Seluruh Provinsi Kalimantan akibat Asap Karhutla