Suara.com - Tidak semua pemain memiliki perangkat yang bagus untuk memainkan Free Fire (FF) dan banyak pemain yang menggunakan ponsel Android dengan RAM hanya 2GB atau smartphone low end.
Oleh karena itu, pemain membutuhkan pengaturan grafis dan sensitivitas yang paling tepat karena keduanya memiliki dampak signifikan pada pengalaman bermain game FF secara keseluruhan.
Dilansir dari Sportskeeda pada Jumat (24/12/2021), berikut ini pengaturan sensitivitas dan grafis terbaik untuk perangkat Android dengan RAM 2GB:
1. Pengaturan sensitivitas
Pemain dengan perangkat Android RAM 2GB disarankan untuk memiliki pengaturan sensitivitas sebagai berikut:
General: 100
Red Dot: 100
2x Scope: 85-90
4x Scope: 80-85
Sniper Scope: 75-80
Free Look: 85-90
Mungkin perlu waktu bagi pemain untuk beradaptasi dengan sensitivitas yang lebih tinggi. Selain itu, pemain dapat menyesuaikan pengaturan di atas dengan kenyamanan mereka.
2. Pengaturan grafis
Banyak pemain mengetahui bahwa pengaturan grafis biasanya ditentukan oleh perangkat yang digunakan.
Direkomendasikan bagi pemain yang menggunakan ponsel kelas bawah mengatur permainan pada mode pengaturan grafis Smooth untuk memastikan agar pemain mendapatkan pengalaman bermain semulus mungkin.
Pengaturan High FPS juga dapat diubah menjadi High. Jika masih mengalami lag, pemain dapat mengubah pengaturan yang sama menjadi Normal.
3. Cara mengubah pengaturan
Pemain dapat mengikuti langkah-langkah di bawah ini untuk mengubah pengaturan di game Free Fire:
Baca Juga: Cocok untuk War! 5 Karakter Free Fire dengan Kemampuan Terbaik
- - Buka game Free Fire dan klik ikon Pengaturan yang seperti roda bergerigi.
- - Setelah terbuka menu Pengaturan, klik Sensitivity dan Display untuk mengubah aturan sensitivitas dan grafis di Free Fire.
Langkah-langkah di atas merupakan cara untuk mendapatkan pengaturan sensitivitas dan grafis terbaik bagi pemain yang menggunakan perangkat Android dengan RAM 2GB.
Berita Terkait
-
20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
-
29 Kode Redeem FF Hari Ini 27 Juli 2026, Klaim Item Gratis Sebelum Terlambat
-
Modernisasi Transaksi Aset Game Lewat Sistem 'Escrow' Berbasis Komunitas
-
17 Kode Redeem FF Aktif 19 Juli 2026: Kesempatan Klaim Hadiah Kolaborasi Blue Lock
-
17 Kode Redeem Aktif 15 Juli 2026, Klaim Skin Keren, Bundle Eksklusif hingga Voucher Gratis
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Penanganan Karhutla Jangan Cuma Hitung Luasan, Pakar UGM Soroti Habitat Satwa
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan
-
Baru Tahu Jakmania Boikot Persija, Shin Tae-yong Kirim Pesan
-
Rektor Unsoed Tersandung Korupsi, Pengamat Dorong Audit Menyeluruh PTN
-
Catatan Kritis Pukat UGM soal RUU Perampasan Aset: Ancaman Macan Kertas hingga Korupsi Aparat
-
Kepung Senayan 7 September Nanti, 8.000 PPPK Non-Guru Banten Bersiap Gelar Aksi Demonstrasi