Suara.com - Platform E-commerce Tokopedia, mengungkapkan sejumlah fakta menarik terkait tren jual beli online di Indonesia sepanjang 2021.
Setidaknya ada lima kategori tren belanja online yang diungkap Tokopedia, yaitu Kota dengan Penjualan Tertinggi, Kategori Favorit Masyarakat, Produk Paling Diburu, Makanan Paling Laris, dan Animo Donasi.
VP of Corporate Affairs Tokopedia, Nuraini Razak menyatakan, kota dengan penjualan tertinggi di Tokopedia berasal dari Medan, Bandung, dan Surabaya. Menurutnya, hal ini didorong oleh kehadiran inisiatif Hyperlocal, seperti digitalisasi pasar, Kumpulan Toko Pilihan (KTP), dan lainnya.
“Inisiatif Hyperlocal Tokopedia, yang terdiri dari berbagai turunan kampanye dan dipersonalisasi berdasarkan kebutuhan setiap daerah, ditujukan mendekatkan pembeli dengan penjual setempat. Ini dilakukan agar belanja online bisa lebih efisien dan UMKM di seluruh penjuru Indonesia punya kesempatan yang sama untuk bertumbuh,” ujar Nuraini dalam keterangannya, Rabu (5/1/2022).
Untuk Kategori Favorit Masyarakat, Nuraini mengungkap kalau barang seperti rumah tangga, fesyen serta olahraga, hingga hobi menjadi yang paling laris di Tokopedia.
"Berbagai kampanye yang dihadirkan Tokopedia telah mendorong melejitnya masing-masing kategori tersebut, seperti Home Living SALEbrations, Festival Fashion Lokal Jawa Barat atau Tokopedia Fashion Week, Sportacular lain-lain," tambahnya.
Untuk kategori paling diburu, Nuraini mengaku kalau produk seperti masker, kaos, dan sepatu sneakers adalah barang terpopuler selama 2021 di Tokopedia. Menurutnya, peningkatan penjualan sepatu sneakers didorong oleh berbagai inisiatif yang dilakukan Tokopedia bersama UMKM industri fesyen lokal.
Sementara untuk makanan terlaris, kopi gayo dan pisang goreng menjadi makanan paling digemari di Tokopedia selama 2021.
Lalu di kategori terakhir, Nuraini mengaku kalau animo donasi masyarakat sangat tinggi dilakukan di Tokopedia.
Baca Juga: Warga Lapor Ada Vaksin Covid-19 Berbagai Merek Dijual di Tokopedia
"Sepanjang 2021, masyarakat Indonesia telah mengumpulkan lebih dari Rp 160 miliar lewat fitur Donasi, Zakat dan Qurban di Tokopedia," ungkapnya.
Berita Terkait
-
Paket Ringan Kian Mendominasi Belanja Online, Konsumen Kini Makin Selektif Memilih Layanan Kirim
-
Bagaimana Discovery Commerce TikTok Shop Jadi Senjata Baru Brand Fashion Lokal
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Konten Video Pendek dan Live Streaming Bikin Bisnis UMKM Melejit hingga 135%
-
Teknologi Logistik AI Ubah Masa Depan E-Commerce Indonesia
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung