Suara.com - Horizon Forbidden West dijwadwalkan debut pada 18 Februari 2022. Mendekati peluncuran utamanya, PlayStation memamerkan story trailer mengenai petualangan sang karakter utama, Aloy.
Trailer berdurasi tiga menit ini memperlihatkan tanaman yang mulai mati sehingga penduduk kelaparan. Para "makhluk mesin" yang diharapkan dapat membantu justru berubah menjadi ganas.
Makhluk tersebut menyerang dan berubah menjadi mesin perang. Melalui story trailer, kita bisa melihat bahwa Aloy mencari jawaban permasalahan dan mulai menghadapi suku Regalla.
Dia menaiki strider terpercayanya dan menuju ke barat, menjelajahi reruntuhan bangunan terkenal yang indah seperti Golden Gate Bridge. Dikutip dari The Verge, Aloy tidak akan sendirian pada petualangan di Horizon Forbidden West.
Dua teman lama bernama Erend dan Varl akan menemani di dalam perjalanan. Satu "teman lama" lain yaitu Sylens, juga muncul kembali di barat di mana ia bekerja untuk Regalla.
Suku tersebut disebutkan sangat suka berperang dan membunuh siapa saja yang menghalangi jalan mereka. Pimpinan Regalla juga mengerikan karena ia bisa mengontrol makhluk menjadi mesin perang.
Trailer turut memperlihatkan saat Aloy mengendarai mesin dan menyelam ke tempat-tempat yang baru dengan pemandangan menakjubkan.
Pada trailer sebelumnya, kita sudah menyaksikan deretan suku yang bakal ditemui oleh Aloy. Beberapa suku tersebut adalah Carja, Oseram, dan Tenakth. Suku lainnya yaitu Regalla merupakan suku dengan banyak pasukan pemberontak di dalamnya.
Baca Juga: 5 Hobi Menguntungkan di Tahun 2022, Bisa Jadi Peluang Usaha
Sebagai informasi, Horizon Forbidden West siap meluncur di PS4 dan PS5 pada 18 Februari 2022. Aloy bakal dibekali dengan beberapa peralatan anyar seperti Shieldwing (untuk turun dari ketinggian), Pullcaster (alat untuk mempercepat pendakian) dan tentunya masker selam untuk menjelajahi dunia bawah laut mengagumkan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim