Suara.com - Microsoft memastikan game Call of Duty bakal tetap hadir di konsol PlayStation (PS). Dengan demikian, pemilik konsol milik Sony itu masih tetap menikmati game yang dibuat Activision Blizzard usai diakuisisi Microsoft.
"Saya berdiskusi dengan baik dengan para pemimpin Sony minggu ini. Saya mengkonfirmasi niat kami untuk tetap menghormati semua perjanjian yang berlaku setelah mengakuisisi Activision Blizzard dan tetap mempertahankan Call of Duty di PlayStation," kata CEO Microsoft Gaming Phil Spencer dalam akun Twitter.
"Sony adalah bagian penting dari industri kami, dan kami menghargai hubungan kami," sambung dia, dikutip dari BBC, Minggu (23/1/2022).
Sebagaimana diketahui, Microsoft baru saja mengumumkan akuisisi studio game Activision sebesar 68,7 miliar dolar AS atau sekitar Rp 984 triliun. Akuisisi ini menimbulkan kekhawatiran untuk pengguna PlayStation, di mana Sony adalah pesaing Microsoft untuk pasar konsol gaming.
Akuisisi ini juga menjadi salah satu yang terbesar dalam sejarah Microsoft. Nantinya, transisi kepemilikan bakal selesai pada 2023 nanti.
Dengan demikian, Microsoft bakal mengambil alih kepemilikan franchise game yang dibuat Activision Blizzard seperti Call of Duty, Warcraft, hingga Overwatch.
Menurut Microsoft, akuisisi pengembang game itu akan membantu mereka dalam mengembangkan bisnis game di ponsel, PC, konsol, hingga menyiapkan perusahaan untuk terjun ke metaverse.
Call of Duty sendiri adalah game bergenre first-person shooter (FPS) yang dirilis sejak 2003. Game ini berfokus pada permainan yang berlatar belakang Perang Dunia II, yang kemudian berkembang ke latar Perang Dingin, era 1980-an, masa depan, hingga luar angkasa.
Baca Juga: Kode Redeem CODM 19 Januari 2022, Ayo Cepat Klaim sebelum Limit!
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Tak Terima Disita, Pemilik Emas dan Uang Sitaan Kejagung di Kasus Febrie Bakal Ajukan Praperadilan
- Serum Viva untuk Flek Hitam Warna Apa? Ini 2 Varian Terbaiknya
- 5 Rekomendasi Parfum Aroma Vanilla di Alfamart, Wangi Mewah Tahan Lama untuk Harian
Pilihan
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
Terkini
-
PSIS Kunci Raffinha, Mahesa Jenar Perkuat Misi Kembali ke Super League
-
Cashlez Kantongi Dana Rp237,2 Miliar dari Rights Issue, Siap Perluas Ekosistem Pembayaran Digital
-
Kobaran Api Kepung Hutan Gunung Jati
-
Deepfake AI Teror Mahasiswi PTN di Solo, Polisi Kantongi Profil Terduga Pelaku
-
Penjualan Semen SIG Tembus 18,27 Juta Ton, Naik 5,6% di Tengah Persaingan Ketat
-
Anggaran Militer Melejit Rp187 T, Kabinet Bayangan: Mau Perang dengan Korbankan Demokrasi?
-
Siap-Siap! Jatim Usulkan 2.100 Kursi CPNS 2026, Ini Bocoran Jadwalnya
-
IHSG dan Rupiah Melemah Usai Perry Warjiyo Mundur, Gubernur BI Buka Suara
-
Minat Investor Asing Akuisisi Bank Indonesia Masih Tinggi, Proses Merger BPR/BPRS Terus Bertambah
-
Menolak Punah: Komunitas Menjadi Benteng Utama Karya Musik dan Buku Indie