Suara.com - Tak sedikit penumpang atau pengemudi (driver) ojol (ojek online) yang membagikan kisahnya di media sosial, mengenai pengalaman keduanya saat berinteraksi atau menggunakan ojek online.
Salah satunya seperti yang dialami seorang warganet dengan akun TikTok @raynansyah belum lama ini, memesan makanan melalui layanan pesan antar di sebuah marketplace.
Menariknya, posisi pengemudi berada di benua yang berbeda. Melalui unggahan video singkat, pemilik akun membagikan kisahnya ketika memesan makanan.
Rekaman memperlihatkan bahwa ia memesan dua menu di sebuah restoran di Yogyakarta.
Ia merekam layar ponsel menampilkan peta yang umumnya berisi rute pengantaran dari titik awal posisi pengemudi, berada menuju restoran untuk mengambil pesanan hingga proses pengantaran menuju rumah pemesan.
Pada video tertera perkiraan pesanan akan tiba antara pukul 12:56 hingga 13:11 WIB.
Anehnya, posisi pengemudi yang akan mengambil pesanan tersebut berada di Mexico City. Hal itu pun membuat pemilik akun kaget sekaligus bingung.
"Sumpah, demi apa. Ini restorannya di sini. Drivernya di mana guys, tebak. Di Meksiko ya Allah," ucap pemilik akun diikuti oleh suara tawanya dalam rekaman tersebut.
Posisi pengemudi yang berbeda benua tersebut kemungkinan terjadi akibat kesalahan sistem. Meski begitu, hal itu menarik perhatian para pengguna TikTok lainya.
Baca Juga: Apa Itu Aplikasi Nationality Challenge? Ini Cara Mengikuti Tantangannya yang Lagi Viral di TikTok
Unggahan yang telah dilihat sebanyak lebih dari 460.200 penayangan dan disukai sebanyak lebih dari 43.000 kali oleh sesama pengguna TikTok itu pun menuai beragam komentar.
"Meksiko - Jogja 15 menit. Pingin tak hih! Naik cucunya buroq," tulis akun @aulana.a.a.
"Drivernya di Meksiko sampai Indonesia makanan udah jamuran," komentar @ellenanana.
"Kayaknya pakai VPN atau fake Gmaps deh si driver," ungkap @mikamikatombang.
"Drivernya bisa jauh banget, kayak jarakku sama doi," sahut @vierrasmithkhiel.
"Ngakak drivernya ngebug, Meksiko sampai Indonesia," tambah @kahfy_gans.
Berita Terkait
-
Tertidur Pulas di KRL, Pria Lepas HPnya Begitu Saja, Alasannya Bikin Terharu: Baik Banget!
-
Definisi Jodoh, Pasangan Ini Punya Nama Sama Hanya Beda 1 Huruf
-
4 Link Buat Emojimix dan Caranya Gabungkan Beberapa Emotikon yang Viral di Tiktok
-
Aksi Perempuan Sewa KFC 24 Jam, Bayar Rp30 Juta Cuma Untuk Lakukan Ini
-
Viral Wanita Bawa Semangkuk Jumbo Es Teler, Berakhir Mengenaskan sebelum Sempat Disantap
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Kader PDIP Jadi Tersangka Kasus Intimidasi Dokter Icha di NTT, Hasto Buka Suara
-
Tangis Pecah Gus Yahya, LPJ PBNU 2021-2026 Diterima Muktamar ke-35 NU
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan
-
Baru Tahu Jakmania Boikot Persija, Shin Tae-yong Kirim Pesan
-
Rektor Unsoed Tersandung Korupsi, Pengamat Dorong Audit Menyeluruh PTN
-
Catatan Kritis Pukat UGM soal RUU Perampasan Aset: Ancaman Macan Kertas hingga Korupsi Aparat
-
Kepung Senayan 7 September Nanti, 8.000 PPPK Non-Guru Banten Bersiap Gelar Aksi Demonstrasi
-
Sengketa SD Islam Pembangunan, Yayasan: Itu Bukan Tanah Milik Negara!