Suara.com - Akhir-akhir ini, TikTok sedang dihebohkan dengan tren baru yang bisa membuat penggunanya berganti wajah.
Aplikasi yang digunakan untuk mengikuti tren tersebut bernama FacePlay.
Penggunaan filter tersebut dapat mengubah wajah seseorang menjadi sosok yang lebih cantik dan tampan.
Cara kerja aplikasi ini mirip FaceApp, tapi kamu bisa menyimpannya dalam bentuk video berdurasi cukup panjang,
Melalui aplikasi ini, kamu bisa merubah wajah menjadi orang India, Italia, Jerman maupun China.
Nah, jika kamu penasaran dengan bagaimana cara menggunakan FacePlay, kamu bisa mengikuti langkah-langkah di bawah ini:
- Download aplikasi FacePlay di ponsel iOS atau Android yang kamu punya.
- Buka aplikasinya.
- Pilih opsi "untuk Anda” di dalam aplikasi
- Tentukan template sesuai kebangsaan yang diinginkan
- Kemudian, tab Tambah Wajah.
- Setelah itu, pilih gambar dari galeri. Sebagai catatan, foto yang kamu pilih bakal dipakai aplikasi untuk membuat video dari pengguna sesuai pilihan pakaian yang diinginkan
- Klik untuk membuat
- Setelah beberapa saat kemudian, aplikasi akan membuat video pemakai dengan pakaian yang dipilih.
- Apabila sudah membuat klip, kamu bisa menambahkan lagu dengan memakai aplikasi editing
- Kamu juga menyiapkan video untuk diposting pada aplikasi Instagram. Selain itu, trend Nationality Challenge juga viral di TikTok.
Selain mode gratis, aplikasi ini juga bisa kamu nikmati secara premium.
Inilah beberapa hal yang perlu kamu ketahui sebelum memutuskan untuk upgrade ke versi premium FacePlay.
- Dari awal langganan watermark dan iklan akan dihapus.
- Langganan premium ditagih mingguan/tahunan dengan tarif paket yang dipilih.
- Ketika kalian mengkonfirmasi pembelian, metode pembayaran yang kalian pilih akan dikenakan biaya.
- Akun akan dikenakan biaya untuk pembaruan 24 jam sebelum akhir periode berjalan, dan biaya pembaruan akan diidentifikasi.
- Jika perpanjangan otomatis tidak dimatikan setidaknya 24 jam sebelum akhir periode berjalan, langganan diperpanjang secara otomatis. [Damai Lestari]
Baca Juga: Aneh Tapi Nyata! Bukan Gula, Semut Gotong Royong Curi Perhiasan
Tag
Berita Terkait
-
Riset: Pengguna TikTok Indonesia Antusias Sambut Bulan Ramadan
-
Ditonton 21 Juta Kali, Aksi Cewek Good Looking Masak Nasi Gosong Jadi Sorotan Publik
-
Emak-emak Curhat Nangis Lihat Tupperware Dilelehkan Anak Bujang, Balasan Enteng Bikin Makin Mewek
-
Niat Isengin Teman Pakai Makanan Ini, Endingnya Malah Senjata Makan Tuan
-
Ditonton 33 Juta Kali, Aksi Cowok Lepas Masker Berkedok Waxing: Kumise Ilang Kabeh
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim