Suara.com - Indonesia menjadi negara yang paling ramai membahas soal K-pop sepanjang 2021. Indonesia ada di posisi atas dari negara lain seperti Filipina, Korea Selatan, Thailand, hingga Amerika Serikat.
"Dengan banyaknya penggemar yang aktif, Indonesia berada di peringkat pertama dalam daftar negara dengan jumlah Tweet tentang K-pop terbanyak selama dua tahun berturut-turut," kata YeonJeong Kim selaku Head of Global Kpop and K-content Partnerships Twitter, dikutip dari blog Twitter, Minggu (30/1/2022).
Selain negara paling ramai membahas K-pop, Indonesia juga dinobatkan sebagai negara dengan jumlah penggemar K-pop terbanyak di Twitter. Di daftar ini, Indonesia membawahi negara lain seperti Jepang, Filipina, Korea Selatan, hingga Amerika Serikat.
Adapun jumlah tweet seputar K-pop di Twitter meningkat 16 persen dari 2020. Sepanjang 2021, cuitan soal K-pop berjumlah 7,8 miliar dibandingkan pada 2020 dengan 6,7 miliar.
"Ini menggambarkan semakin beragam dan ramainya percakapan tentang K-pop di Twitter di 2021," ujar Kim.
Diketahui data ini dianalisis Twitter sejak 1 Januari hingga 3 Desember 2021. Sayang Twitter tidak mengungkap seberapa banyak tweet K-pop yang dicuitkan warganet Indonesia sepanjang 2021.
Meski begitu, Kim menyebutkan topik K-pop di Twitter akan terus memecahkan rekor baru setiap tahunnya. Mereka juga terus melihat semakin berkembangnya percakapan terkait konten hiburan dari Korea Selatan tersebut.
"Hal ini dikarenakan fans K-pop yang tidak hanya membicarakan tentang musik favorit, pertunjukan, konser, dan kehidupan sehari-hari mereka; tetapi juga menunjukkan ketertarikan mereka terhadap drama dan webtoon yang diiringi oleh soundtrack dari grup K-pop favorit mereka," kata Kim.
Lebih lanjut, ia berharap Twitter bisa terus melihat percakapan lebih beragam yang dicuitkan penggunanya di seluruh dunia.
Baca Juga: Elon Musk Tawarkan Rp 72 Juta ke Mahasiswa Agar Berhenti Lacak Jet Pribadi Miliknya
"Seiring dengan pertumbuhan konsumsi global terhadap konten hiburan Korea Selatan, Twitter berharap dapat melihat percakapan yang lebih beragam dan menyediakan lebih banyak konten yang dapat dinikmati oleh banyak orang #HanyaDiTwitter," jelas Kim.
Berita Terkait
-
Pelayaran Wisata Mau Dikembangkan, BKI Gandeng Sejumlah Mitra
-
Indonesia Hadapi Hampir 5.000 Bencana per Tahun, EDRR 2026 Dorong Teknologi Jadi Aksi Nyata
-
Bos BI Berganti, Grace Natalie PSI Tegaskan Independensi Institusi Tak Boleh Goyah
-
Neraca Dagang RI Surplus US$3,58 Miliar, Juni Malah Defisit
-
Amnesty Bantah Hukuman Mati Bikin Koruptor Jera: Hanya Mitos
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile
-
Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta
-
Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan
-
Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan
-
Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah
-
Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat
-
Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya
-
Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi
-
Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana