Suara.com - Desainer kenamaan Ayu Dyah Andari akan kembali merilis koleksi terbarunya pada Ramadhan 2022 mendatang. Selalu dikenal dengan brand prestisius dan luxury, Ayu Dyah Andari tentu konsen betul terhadap proses produksi termasuk mesin yang akan digunakan.
Dalam Soft Launching Printer Monna Lisa Evo Tre 16 yang diselenggarakan oleh Epson Indonesia dan Bajukertas & Co, Ayu Dyah Andari mengatakan, koleksi baju penuh motif dan bercorak kini sedang populer di kalangan para pecinta fashion.
Model koleksi baju penuh motif dan corak disukai karena konsumen bisa kustom motif sesuai dengan keinginannya. Selain itu, koleksi baju model ini juga sekaligus bisa mempertahankan identitas sebuah brand. Nah untuk memenuhi kebutuhan konsumen, diperlukan mesin printer khusus agar motif dan warna yang diinginkan terwujud maksimal.
"Epson Monnalisa Evo Tre 16 ini seperti jawaban atas doa-doaku," ucap Ayu Dyah dalam Talk Show di Soft Launching printer Monna Lisa Evo Tre 16 di Pabrik Bajukertas & Co, Bandung, Jawa Barat pada Senin, (31/1/2022).
Pasalnya, Epson Monna Lisa Evo Tre 16 dapat langsung mencetak di atas media kain dengan kualitas tinggi. Sehingga memberikan hasil cetak yang luar biasa dengan komposisi warna dan juga kecepatan mencetak yang menakjubkan.
Di dunia percetakan kain, ada beberapa teknik yang ramai digunakan para produsen fashion, yakni, teknik screen, resist, spray, sublime, hingga digital printing yang kini makin ramai digunakan.
Ayu Dyah mengaku seringkali kecewa ketika mencetak kain menggunakan teknik sublime. Pasalnya, teknik sublime dapat merubah tekstur kain. Sementara produk-produk Ayu Dyah Andari terkenal dengan Luxury Brand yang high quality. Makanya, harus menggunakan kain-kain yang natural seperti full sutra.
"Aku kalau ngeprint dengan menggunakan teknik sublime itu, biasanya aku sudah suka banget nih sama tekstur kainnya. Pas masuk ke mesin sublime mungkin karena ada dua kali printing yah, yang pertama proses pemanasan, jadi seratnya itu merapat. Sehingga teksturnya jadi keras, aku bete banget tuh. Makamya ketika aku tahu Bajukertas & Co punya Monna Lisa, aku merasa ini adah jawaban dari doa-doaku," ucapnya.
Hal senada disampaikan oleh Zyta Delia Rahma, Pemilik Brand Hijab Lokal Zyta Delia. Kata Zyta, ragam motif hijab kini beragam. Begitu juga tekniknya, ada teknik screen, resist, spray, sublime, hingga digital printing.
Baca Juga: Printer Epson Monna Lisa Evo Tre 16 Meluncur di Indonesia
Digital printing merupakan sebuah teknik percetakan gambar atau teks berbasis digital, dari file yang kemudian bisa langsung dicetak dalam berbagai media secara instan dan cepat, salah satunya pada motif hijab.
Dalam memproduksi sebuah bahan kain dalam kuota banyak, pengerjaan lebih efisien dengan menggunakan teknologi digital printing ini. Sebagai printer tekstil digital Direct-to-Fabric dengan 16- printhead pertama di Indonesia, Epson Monna Lisa Evo Tre 16 bisa menjadi solusi di tengah banjirnya orderan.
"Tadi aku dengar dari Pak Yoga, mesin ini bisa memproduksi 2.000 meter per hari. Melihat produksi kami yang rush, aku rasa Monna Lisa ini bisa menjadi solusi," katanya.
Spesifikasi Epson Monna Lisa Evo Tre 16
Epson Monna Lisa Evo Tre 16 dikendalikan dengan rangkaian printhead baru, dilengkapi teknologi PrecisionCore Epson. Didukung dengan 16 printhead PrecisionCore baru, Monna Lisa Evo Tre 16 dapat mencapai kecepatan cetak produksi maksimum 417 meter persegi/jam (300×600 dpi, 1 pass).
Rangkaian printhead baru ini menggabungkan kualitas, presisi, kecepatan, dan keandalan untuk mendapatkan hasil cetakan yang memuaskan. Selain sangat tahan lama, printer ini juga dirancang untuk perawatan yang mudah guna meminimalkan waktu henti.
Berita Terkait
-
Epson Rilis Printer Tekstil Digital SureColor F-130 di Indonesia
-
Epson Luncurkan Printer Label Digital SurePress L-6534VW
-
Epson Luncurkan Lightning Projector LightScene, Ini Kemampuannya
-
Epson Resmi Hadirkan Printer SC-F10030H untuk Kebutuhan Tekstil
-
Sasar Industri Garmen, Epson Rilis Printer SureColor SC-F3030
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- Urutan Skincare Wardah Pagi dan Malam untuk Wajah Bercahaya
Pilihan
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
Terkini
-
Cari Smartband Murah dengan AOD? Ini 5 Rekomendasi Terbaik 2026
-
Salah Satu Tablet Terkencang di Dunia, Lenovo Legion Tab Gen 5 Mulai Dipasarkan
-
Sukses Usai Debut, Capcom Siap Kembangkan IP Pragmata Lebih Lanjut
-
5 Aplikasi Tanda Tangan Digital 2026: Privy, DocuSign hingga Adobe Sign, Mana Legal di Indonesia?
-
5 HP RAM 12 GB Paling Murah, Performa Top untuk Pemakaian Lama
-
5 Tablet Stylus Pen Rp2 Jutaan, RAM Lega Cocok untuk Produktivitas
-
Luncurkan Fitur dengan Verifikasi Usia Lebih Ketat, Saham Roblox Langsung Anjlok
-
Pesaing Honor, HP Baru Redmi Bawa Layar 7 Inci dan Baterai 10.000 mAh
-
Era AI Bawa Tantangan Baru, Banyak Perusahaan Tinggalkan Sistem Keamanan Terfragmentasi
-
3 HP POCO Rp1 Jutaan Paling Worth It di 2026, Terbaru Ada C81 Pro dengan Baterai Jumbo