Suara.com - Chrome mengubah logonya untuk pertama kalinya sejak 2014.
Buat kamu yang sangat memperhatikan secara detail dan memiliki mata jeli, mungkin benar-benar dapat melihat apa yang berbeda.
Elvin Hu, seorang desainer untuk Google Chrome, menawarkan pandangan pertama pada desain ulang logo di utas di Twitter, serta beberapa pemikiran di balik perubahan yang sangat halus.
Alih-alih menggabungkan bayangan pada batas antara setiap warna, pada dasarnya "menaikkan" mereka dari layar, merah, kuning, dan hijau hanya datar.
Dan meskipun tidak disebutkan oleh Hu, lingkaran biru di tengah tampaknya lebih besar.
Warna pada logo memang terlihat lebih hidup (mungkin karena tim desain menghilangkan bayangan), tetapi ada perubahan lain yang luput dari perhatian jika tidak membaca utas Twitter Hu.
Rupanya, tim desain Google "menempatkan nuansa hijau dan merah tertentu di samping satu sama lain menciptakan getaran warna yang tidak menyenangkan".
Untuk memperbaikinya dan membuat ikon "lebih mudah diakses", mereka memutuskan menggunakan gradien yang sangat halus. Hal ini untuk mencegah getaran warna apa pun.
Logo Chrome utama (yang kamu klik dari dok/bilah tugas untuk mengakses web) juga tidak akan terlihat sama di semua sistem.
Baca Juga: Usai Meta dan Twitter, Google Mulai Lirik Bisnis Blockchain
Di ChromeOS, logo akan terlihat lebih berwarna untuk melengkapi ikon sistem lainnya, sedangkan di macOS, logo akan memiliki bayangan kecil, membuatnya tampak seperti "muncul" dari dok.
Sedangkan versi Windows 10 dan 11 memiliki gradien yang lebih dramatis sehingga cocok dengan gaya ikon Windows lainnya.
Hu mengatakan kamu akan mulai melihat ikon baru sekarang jika menggunakan Chrome Canary (versi pengembang Chrome), tetapi itu akan mulai diluncurkan untuk semua orang selama beberapa bulan ke depan.
Ada juga beberapa ikon baru untuk logo Chrome versi beta dan pengembang, dengan perubahan paling dramatis adalah ikon gaya cetak biru untuk aplikasi beta di iOS.
Hu juga mencatat bahwa tim desain bereksperimen dengan garis putih yang berfungsi sebagai batas antara setiap warna.
Tapi ini membuat keseluruhan ikon lebih kecil, berpotensi membuatnya lebih sulit untuk dikenali di antara aplikasi Google lainnya.
Sebagaimana melansir laman The Verge, Senin (7/2/2022), dari 2008 hingga sekarang, logo Chrome semakin sederhana.
Apa yang dimulai sebagai lambang tiga dimensi yang mengkilap telah diremas menjadi simbol 2D modernitas.
Berita Terkait
-
Tak Punya Uang, Kisah Bocah Ini Cari Warung Makan Gratis di Google Maps Jadi Viral
-
15 Ekstensi Chrome Ini Diperkirakan Akan Sangat Dibutuhkan di Tahun 2022, Ada Grammarly dan TikRank
-
Cara Bikin QR Code Google Maps untuk Undangan Pernikahan
-
CEO Google Dituduh Berkolusi dengan Facebook untuk Manipulasi Iklan Online
-
Peran Flutter dalam Perkembangan Digital di Era Revolusi Industri 4.0
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo
-
Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap
-
Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan
-
Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk
-
Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya
-
Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci
-
Donald Trump Ingin 3 Periode, Bakal Tabrak Konstitusi AS?
-
Tak Ditemukan Tanda Kekerasan, Penyebab Kematian Sutrimo Masih Misteri
-
Bencana Karhutla Bukan Soal Tak Mampu, Masalahnya Ada di Komitmen
-
Amplop Raja Juli Menyusut SGD2.000, KPK Buka Peluang Periksa Ajudan hingga Kapolres Kuansing