Suara.com - Samsung Electronics telah merilis jajaran tablet terbaru, yaitu Galaxy Tab S8, S8+, dan S8 Ultra di Indonesia yang telah dilengkapi dengan S Pen serta mendukung konektivitas 5G.
Memiliki layar Super AMOLED 14,6 inci dan refresh rate 120Hz, tablet ini juga hadir dengan bezel tertipis Galaxy Tab setebal 6,3mm.
Menurut keterangan Annisa Maulina, Product Marketing Manager Mobile Experience, Samsung Electronics Indonesia, seri Galaxy Tab S8 5G ini dilengkapi dengan S Pen terbaru yang telah disempurnakan menggunakan algoritma prediksi untuk menghasilkan latensi ultra rendah.
"S Pen pada seri Galaxy Tab S8 mengalami peningkatan. Jika dibandingkan dengan S Pen pada Galaxy Tab S7+ yang memiliki latensi 5,6 ms, maka latensi pada Galaxy Tab S8 Ultra hanya 2,8 ms," kata Annisa, dalam acara virtual New Samsung Galaxy Ecosystem, pada Jumat (11/2/2022).
Sedangkan, dia menambahkan, latensi S Pen pada Galaxy Tab S8 sebesar 6,2 ms.
"Sangat jauh berbeda jika dibandingkan dengan varian Galaxy Tab S7 biasa yang memiliki latensi 9 ms," ujarnya.
Lebih lanjut, S Pen pada Samsung Galaxy Tab S8 series ini telah dilengkapi dengan Bluetooth dan antena, di mana kapasitas baterai S Pen mencapai 0,35 mAh dan sensitivitas tekanan pada level 4.096.
Dengan menggunakan S Pen pada tablet premium ini, pengguna dapat membuat gambar, coretan, ataupun mengedit video.
"Salah satu keunggulan pada Galaxy Tab S8 adalah performa yang lebih kuat dan kencang dengan layar lebih lebar, produktivitas menggunakan S Pen, dan ekosistem Galaxy yang semakin mulus antara smartphone dan Galaxy Buds," tambah Annisa.
Baca Juga: Galaxy S22 Bisa Terhubung Mulus dengan Tablet Samsung Galaxy Tab S8
Fitur bawaan yang dihadirkan dalam tablet mencakup Clip Studio Paints, di mana tablet dapat menjadi kanvas dan smartphone Galaxy berfungsi sebagai palet warna.
Selain itu, pengguna juga bisa bebas berekspresi menggunakan Noteshelf dan PENUP.
Annisa juga menjelaskan bahwa S Pen yang digunakan pada Galaxy Tab S8 series berbeda dengan S Pen yang disematkan pada smartphone Galaxy S22 Ultra 5G.
Meski begitu, S Pen tablet ini masih kompatibel jika ingin digunakan pada tablet seri sebelumnya, yaitu Galaxy Tab S7 series.
Pengalaman ekosistem Galaxy yang ditawarkan dalam tablet terbaru ini termasuk Quick Share, Clip Studio Paint, Buds auto switch, hingga copy dan paste pada dua device berbeda.
Fitur unggulan lainnya merupakan Samsung Health, di mana ini adalah pertama kalinya tablet Samsung dilengkapi dengan fitur kesehatan tersebut.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Dear Pak Prabowo: 22,93 Juta Warga RI Masih Hidup Miskin
-
Samsung Galaxy A27 5G vs Galaxy A25 5G, Apa Saja Bedanya? Ini 4 Alasan Layak Upgrade
-
Pendaftaran Upacara 17 Agustus 2026 di Istana Dibuka Sampai Kapan? Ini Batas Waktunya
-
Pemutihan Pajak Kendaraan 2026 Sampai Kapan? Simak Jadwal Lengkap Tiap Provinsi
-
Putusan MK Buka Peluang Grasi hingga Amnesti Bagi Terdakwa Berbasis Audit BPKP
-
Kementerian P2MI Kenalkan Asta Mandala SMK Go Global, Bidik 500 Ribu Pekerja Migran Terampil
-
Kenapa Gen Z Rela Boros buat Kopi Tapi Menyerah Duluan soal Rumah?
-
Simulasi Cicilan KUR BRI Terbaru Agustus 2026
-
Kata-kata Polisi Malaysia soal Warganya Naik Batik Air Selundupkan Sabu dari KL ke Surabaya
-
Pengangguran Memang Turun, Tapi Cuma 24 Ribu Orang! Masih Ada 7,22 Juta Warga Indonesia Menganggur