Suara.com - Developer dari game lokal Lokapala Saga Of The Six Realms menghadirkan sejumlah fitur terbaru, yakni Lingam, Swap dan Buyback. Ketiga fitur baru Lokapala ini diharapkan bisa membuat game lebih menarik dan seru.
"Sebagai developer game anak bangsa yang mengembangkan game dengan kearifan lokal, kami terus berupaya untuk menghadirkan pengalaman terbaru bagi pemain Lokapala di Tanah Air," Kata CEO Anantarupa Studios, Ivan Chen seperti dilansir dari Antara, Selasa (15/5/2022).
Lokapala: Saga of the Six Realms adalah game MOBA atau Multiplayer Online Battle Arena mobile pertama yang sepenuhnya dikembangkan di Indonesia dan terinspirasi dari mitologi, sejarah, dan budaya Indonesia. Dalam game ini, pemain dapat berperang 5 lawan 5 yang seru bersama teman atau pemain lain.
Meski baru dirilis secara resmi pada 13 Desember 2021, Lokapala: Saga of the Six Realms telah berhasil memikat hati para pemain game mobile di Indonesia. Hal ini dibuktikan dengan dinobatkannya Lokapala: Saga of the Six Realms sebagai Indonesia Game Of The Year.
Berikut sejumlah pembaruan game Lokapala:
Lingam update
Pada update terbaru ini, Ksatriya (sebutan hero di dalam game) Lokapala bisa menikmati objektif baru yang hadir melalui struktur bangunan yang berada di jalur samping menuju Yaksha maupun Rakshasa. Struktur ini dinamakan Lingam, di mana Lingam mengeluarkan Shakti yang bisa membuat Ksatriya lebih kuat saat pertandingan.
Ada dua jenis Lingam di dalam game yang berdasarkan lokasi. Lingam yang terletak pada dinding jalur Rakshasa akan memberikan Shakti pasif dan bisa langsung digunakan saat itu juga. Sedangkan Lingam pada jalur Yaksha akan memberikan Ksatriya berupa Shakti aktif yang dapat diaktifkan melalui tombol tambahan.
Sedikitnya terdapat 4 jenis Shakti pasif pada Lingam jalur Rakshasa dengan kehebatannya masing-masing, yaitu Kavaca Shakti, Avici Shakti, Bhaudhara Shakti, dan Pasha Shakti. Sedangkan Lingam di jalur Yaksha memiliki 4 Shakti aktif, yakni Vasu Shakti, Netra Shakti, Vata Shakti, dan Hesa Shakti. Berikut penjelasannya:
Baca Juga: Lokapala Luncurkan Ksatriya El Viento, Terinspirasi dari Hanuman
Anantarupa Studios membeberkan beberapa pertimbangan terkait update Lingam. Pertama, berdasarkan riset, ternyata jalur terluar menuju Yaksha dan Rakshasa kurang digunakan oleh pemain. Adanya penambahan Lingam ini diharapkan bisa lebih mengoptimalkan area-area ini. Selain itu, dengan adanya Lingam, pemain bisa mempunyai pengalaman bermain dengan strategi yang lebih luas.
Adanya Lingam tentunya menguntungkan pemain yang mengambil objektif tersebut. Pemain yang mengambil Lingam mendapatkan kekuatan tambahan tersendiri yang sangat berguna saat pertarungan. Pemain dapat mengambil Lingam untuk digunakan selama 3 detik sebelum Lingam dapat digunakan kembali setelah 3 menit.
Objektif Lingam ini tentunya sudah melewati proses pengimbangan (balancing), sehingga pemain tidak perlu khawatir jika tidak kebagian atau memilih untuk tidak memakai Lingam saat pertarungan.
Untuk info lebih lanjut dan detail mengenai obyektif Lingam dan penggunaannya, bisa kalian simak di dalam tutorial Lingam yang telah disediakan di dalam gim Lokapala.
Swap Feature
Fitur kedua ini memungkinkan para pemain untuk bertukar Ksatriya dalam waktu tambahan di mode ban & pick setelah kedua tim selesai memilih Ksatriya. Pemain dapat melakukan pertukaran pilihan Ksatriya dengan kawan satu timnya dan hanya dapat dilakukan jika keduanya memiliki Ksatriya yang akan ditukarkan.
Berita Terkait
-
Piala Presiden Esports 2023: Lahirnya Juara Baru di Tenis Indoor Senayan
-
Piala Presiden Esports 2023: Edisi Perdana Gim Lokal Lebih Banyak Dipertandingkan
-
Tiga Game Lokal Indonesia Dipamerkan di Indonesia Esports Summit 2022
-
Lokapala Rilis Event Pasamuhan Adhikara, Hadiahnya Skin Bertema G20
-
Game MOBA Indonesia, Lokapala Siap Rambah Asia Tenggara
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan