Suara.com - Sejak Rusia memulai invasinya minggu lalu, kepala badan antariksa Rusia Roscosmos Dmitry Rogozin menolak meluncurkan muatan perusahaan satelit Inggris.
Dia juga menyampaikan, berhenti memasok mesin roket buatan Rusia ke pelanggan AS dan mengancam akan memutuskan hubungan dengan mitra Stasiun Luar Angkasa Internasionalnya, termasuk NASA.
Masalah kebijakan luar angkasa yang paling rumit yang sedang berlangsung adalah Stasiun Luar Angkasa Internasional.
Selama lebih dari 20 tahun, NASA dan Rusia bekerja sama untuk membangun dan memelihara laboratorium yang mengorbit 200 mil di atas Bumi. Modul pertama adalah Amerika dan Rusia.
Dua astronaut pertama yang memasuki stasiun luar angkasa adalah seorang kosmonot Amerika dan Rusia, pilihan yang disengaja oleh Komandan misi STS-88 Robert Cabana.
Ketika program pesawat ulang-alik berakhir, AS kehilangan tumpangan ke luar angkasa untuk astronaut Amerika.
Itu mulai membeli kursi di pesawat ruang angkasa Soyuz Rusia selama lebih dari 80 juta dolar AS selama sembilan tahun, sampai SpaceX mulai meluncurkan astronot di bawah Program Kru Komersial NASA.
Sejak perusahaan Elon Musk mulai meluncurkan orang Amerika dari Florida pada Mei 2020, NASA telah membeli lebih sedikit kursi dari Rusia dan sedang menegosiasikan kosmonot untuk meluncurkan SpaceX's Crew Dragon ketika invasi Ukraina dimulai.
Rogozin telah mengancam untuk keluar dari ISS sama sekali dan mengakhiri kegiatan sains di orbit antara kosmonot dan rekan astronaut internasional mereka.
Baca Juga: Layanan Netflix di Rusia Ditutup
Pakar kebijakan luar angkasa University of Central Florida Roger Handberg mengatakan, Rusia telah kehilangan keunggulannya.
“Mereka tidak mendapatkan uang karena sebagian besar program luar angkasa mereka telah menjual kursi di misi Soyuz ke Amerika Serikat,” kata Handberg.
Pada April mendatang, astronaut NASA Mark Vande Hei akan turun dari stasiun luar angkasa, dengan dua kosmonot dan kembali ke Bumi dengan pesawat luar angkasa Rusia yang mendarat di Kazakhstan.
Dilansir laman New York Post, Senin (7/3/2022), dia mungkin orang Amerika terakhir yang terbang dengan kendaraan Rusia jika hubungannya memburuk.
AS, Eropa, dan Jepang bekerja untuk memperpanjang umur ISS hingga 2030, tetapi Rusia hanya berkomitmen hingga 2024, dan negosiasi itu juga sedang berlangsung.
Jika Rusia keluar pada 2030, di situlah segalanya menjadi rumit.
Berita Terkait
-
Imbas Konflik Ukraina, Rusia Blokir Akses Facebook dan Twitter
-
Nintendo Tutup Layanan eShop di Rusia
-
Elon Musk: Starlink SpaceX Tidak Akan Memblokir Sumber Berita Rusia
-
Khawatir Terdampak Serangan Rusia, Warga Kota Lviv Bungkus Patung-Patung Bersejarah
-
Melihat Kondisi Rumah Sakit Anak di Kyiv Ukraina
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
21 Kode Redeem FC Mobile 11 Januari 2026, Dapatkan Ribuan Gems hingga Pemain Legendaris
-
Daftar 28 Kode Redeem FF 11 Januari 2026, Cek Bocoran Event Ramadan Lost Treasure
-
7 HP Kamera AI Terbaik Harga Rp1 Jutaan, Foto Auto Jernih Tanpa Editing
-
4 HP RAM 8 GB Harga di Bawah Rp1,5 Juta: Kamera Bagus, Performa Juara
-
Spesifikasi Up Phone, HP Buatan Indonesia yang Desainnya Mirip iPhone
-
5 HP Rp2 Jutaan Kamera Terbaik 2026 untuk Konten Kreator
-
Cara Membuat Subtitle Otomatis di CapCut untuk Video TikTok dan Instagram
-
Apa Perbedaan iPad Air dari iPad Pro? Ini 5 Rekomendasi Terbaik
-
Daftar Harga iPhone Januari 2026, Benarkah Lebih Mahal?
-
5 HP Murah di Bawah Rp1 Juta yang Masih Layak Pakai di 2026