Suara.com - Belakangan ini, viral di media sosial beberapa polisi rela membelikan gorengan untuk para tahanan karena mengaku rindu dengan makanan tersebut.
Sebuah video dibagikan akun TikTok @pakpol39 beberapa waktu lalu, terekam empat piring yang dipenuhi oleh aneka macam gorengan mulai dari tahu, tempe, hingga risol.
Bukan untuk acara, gorengan sebanyak itu rupanya dibagikan secara sukarela kepada para tahanan di balik jeruji besi.
Pemilik akun yang merupakan seorang polisi di Manado, Sulawesi Utara itu ternyata kerap membelikan makanan pinggir jalan untuk para tahanan di sana, seperti cilok hingga martabak.
"Tadi aku tanyain mereka mau makan apa, kebetulan hujan-hujan katanya mereka pengen makan gorengan. Karena ada sedikit rejeki jadi aku pesankan gorengan untuk mereka," tulis pemilik akun.
Ia mengaku membeli banyak gorengan yang cukup dibagikan ke empat blok, di mana masing-masing blok mendapatkan satu piring.
Tampak seorang lelaki lain terekam membagikan satu per satu piring berisi gorengan itu ke setiap pintu penjara.
Makanan tersebut pun disambut dengan wajah gembira oleh para tahanan di sana.
"Katanya rindu makan gorengan," tambah pemilik akun.
Unggahan yang telah dilihat sebanyak lebih dari 8,8 juta penayangan dan disukai sebanyak lebih dari 806.700 kali oleh sesama pengguna TikTok itu pun menuai beragam komentar.
"Pak polisi ini memanusiakan manusia, mantap. Semoga makin banyak aparatur negara yang seperti ini," tulis akun @anuha4481.
"Nangis banget liat senyum bapak masker merah waktu dikasih gorengan," komentar @kusukamasak_.
"Nggak bakal ada niatan kabur kayaknya tahanannya kalau polisinya begini," tambah @saimdsini.
"Jarang banget ada polisi kayak gini ya Allah. Semoga dimudahkan rezekinya bang," ungkap @silma123325ed.
"Semoga setelah mereka keluar bisa jadi orang-orang yang bermanfaat bagi masyarakat," sahut @harees_24.
Berita Terkait
-
Ajak Ngobrol di Jalan, Aksi Cowok ini Agar Teman Bisa Dengar Jadi Sorotan: Berasa Ngajak Main di Mandalika
-
Viral Jalan Tertutup karena Jemuran Tetangga, Warganet Beri Pesan Bijak: Bertetangga Harus Sabar dan Waras
-
Ngambek ke Pacar, Cewek ini Dapat Hadiah Bonus Minyak Goreng, Publik: Nanti Disuruh Mamah Marah Sebulan Sekali
-
Viral Rombongan Pria Bawa Sepeda Penuhi Gerbong Kereta, Pas Ditegur Tak Mau Pindah, Publik: Arogan dan Banyak Gaya
-
Label Halal Baru dari Kemenag, Desain Logo Tuai Perdebatan Warganet: Enggak Jelas, Pusing Bacanya!
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Penuhi Panggilan sebagai Saksi, BPKH Tegaskan Komitmen Dukung Penegakan Hukum
-
Simak Rekayasa Lalu Lintas dan Lokasi Parkir Merdeka Run 81 Tahun Indonesia Besok
-
Geger Skandal Sekpri vs Wabup Sumedang: Rumah Dinas Jadi Sorotan, Pemprov Turun Tangan
-
Baru Tahu Jakmania Boikot Persija, Shin Tae-yong Kirim Pesan
-
Rektor Unsoed Tersandung Korupsi, Pengamat Dorong Audit Menyeluruh PTN
-
Catatan Kritis Pukat UGM soal RUU Perampasan Aset: Ancaman Macan Kertas hingga Korupsi Aparat
-
Kepung Senayan 7 September Nanti, 8.000 PPPK Non-Guru Banten Bersiap Gelar Aksi Demonstrasi
-
Sengketa SD Islam Pembangunan, Yayasan: Itu Bukan Tanah Milik Negara!
-
Pemkab Bogor Pastikan Layanan Masyarakat Tetap Prima di Tengah Proses Hukum KPK
-
Real Madrid Foundation Bagi Ilmu, Pelatih Indonesia Belajar Pembinaan Usia Muda