Suara.com - Pakai aplikasi WhatsApp, pengguna bisa membuat grup dan bisa menjadikan beberapa anggota menjadi admin grup. Namun grup menjadi kurang kondusif karena jumlah admin terlalu banyak. Solusinya harus memperhatikan beberapa admin.
Jika pengguna adalah admin kedua atau seterusnya tetap bisa memberhentikan admin pertama ataupun pembuat grup.
Tentu pemberhentian admin grup ini bisa dilakukan tanpa perlu perizinan dari admin kesatu maupun dari admin-admin lainnya.
Berikut cara memberhentikan admin grup WhatsApp:
1. Buka aplikasi WhatsApp yang ada di HP
2. Kemudian cari dan klik grup WhatsApp yang telah dibuat sebelumnya
3. Setelah grup tersebut terbuka bisa klik nama atau judul dari grup tersebut
4. Lalu di bagian daftar "Peserta" carilah nomor kontak yang ingin dijadikan sebagai admin
5. Setelah nomor kontak yang ingin dijadikan admin ditemukan, lalu kliklah selama 2 detik nomor tersebut sehingga muncul menu secara mengambang atau pop-up
6. Kemudian pilihlah menu "Berhentikan sebagai admin"
7. Tunggulah beberapa saat hingga proses pemberhentian admin selesai dilakukan
8. Maka proses pemberhentian admin pada grup WhatsApp tersebut telah selesai dilakukan.
Memberhentikan admin grup bisa dilakukan lebih dari satu nomor sekaligus.
Sofia Ainun Nisa
Berita Terkait
-
WhatsApp Hadirkan Panggilan Langsung di Browser, Meta Perluas Inovasi Komunikasi Tanpa Aplikasi
-
4 Cara Bikin Tampilan Chat WhatsApp Web Jadi Blur, Privasi Terjaga di Tempat Umum
-
WhatsApp Rilis Fitur Baru, Pengguna iPad Kini Bisa Buat Akun Tanpa HP
-
WhatsApp Hadirkan Fitur Daftar Langsung di iPad, CarPlay Makin Pintar hingga Edit PDF
-
Sudah Hapus Ribuan Foto tapi Memori WhatsApp Tetap Penuh? Ini 3 Cara Mengatasinya
Terpopuler
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- 5 Sepatu Lari Terbaik Harga Rp200 Ribuan, Nyaman Dipakai untuk Daily hingga Trail Run
- Sempat Nganggur Gegara Timnas Indonesia, Roberto Mancini Resmi Latih Italia
- Survei SMRC: Elektabilitas Gerindra Anjlok Tajam, Peluang Jadi Partai Nomor 1 Terancam
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Wali Kota Bandung Ngamuk Gegara Penebangan Pohon: Jangan Ketawa Lu, Gue Segel Ini Tempat!
-
Bela Prabowo, Hasan Nasbi: Yang Dimaksud Kelompok Pembuat Gaduh
-
Geger! Penemuan Mayat Terendam di Cianjur, Berawal dari Sepasang Sepatu Bot
-
BGN Curiga Ada Oknum di Balik Dana Rp311,2 Miliar Nyasar ke Rekening SPPG Bermasalah
-
Reuni Taufik Hidayat vs Lin Dan di Jakarta! 7 Peraih Emas Olimpiade Ramaikan Shuttle Open 2026
-
Heboh Isu Nikita Mirzani Diintimidasi di Penjara, Pihak Rutan Buka Suara
-
Bukan Sekadar Jago Debat, Ini Cara Mencetak Calon Diplomat dan Pemimpin Masa Depan Sejak Dini
-
Bulog Edukasi Masyarakat Kenali Mutu Beras, Pastikan Masyarakat Mendapatkan Informasi Tepat
-
Lari Sambil Selamatkan Bumi, PLN Electric Run 2026 Punya Misi Pangkas 24 Ton Emisi Karbon
-
Menteri Ekraf Melihat Langsung Dapur Kreatif Industri Kecantikan di Malang