News / Nasional
Rabu, 26 Agustus 2026 | 17:27 WIB
Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kemkomdigi Alexander Sabar (kanan) saat memberikan keterangan kepada wartawan di Kantor Kemkomdigi, Jakarta pada Rabu (26/8/2026). (ANTARA/Farhan Arda Nugraha)
Baca 10 detik
  • Kemkomdigi memanggil perwakilan Meta untuk meminta klarifikasi pemblokiran akun WhatsApp.
  • Pemanggilan dilakukan karena Meta belum merespons surat klarifikasi pemerintah yang dikirimkan sejak tanggal 14 Agustus 2026.
  • Meta mengakui kesalahan sistem keamanan yang menyebabkan banyak akun pengguna sah ikut terblokir dan berupaya memulihkannya.

Suara.com - Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) memanggil Meta untuk meminta penjelasan terkait banyaknya keluhan pengguna WhatsApp yang akunnya tiba-tiba diblokir.

Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kemkomdigi Alexander Sabar mengatakan pertemuan dengan perwakilan Meta telah dilakukan pada Rabu (26/8/2026).

Pemanggilan tersebut secara khusus membahas persoalan yang terjadi pada layanan WhatsApp.

"Hari ini kami menindaklanjuti untuk memanggil tim dari Meta, utamanya yang terkait dengan WhatsApp," kata Alexander saat ditemui di Kantor Kemkomdigi, Jakarta, Rabu (26/8/2026).

Alexander mengatakan Kemkomdigi sebelumnya telah mengirimkan surat kepada Meta pada 14 Agustus 2026 untuk meminta klarifikasi terkait pemblokiran sejumlah akun WhatsApp.

Namun, hingga satu pekan setelah surat dikirim, Meta disebut belum memberikan respons kepada Kemkomdigi. Pemerintah kemudian meminta perwakilan Meta hadir langsung untuk memberikan penjelasan.

"Kami memanggil Meta untuk bisa hadir secara fisik di tempat kami untuk memberikan penjelasan langsung kepada pemerintah," ujar Alexander.

Keluhan pemblokiran akun WhatsApp sebelumnya ramai disampaikan pengguna di sejumlah negara, termasuk Indonesia.

Sejumlah pengguna mengaku tiba-tiba kehilangan akses ke akun mereka dan mendapati status akun berada dalam proses “dalam peninjauan”.

Baca Juga: Survei Tempo Data Science: Kepuasan Publik Terhadap Prabowo-Gibran Anjlok Jadi 37 Persen

Saat mencoba mengakses akun, WhatsApp menampilkan pemberitahuan bahwa aktivitas akun dan informasi perangkat sedang diperiksa untuk memastikan kepatuhan terhadap Ketentuan Layanan.

Pengguna juga diberi tahu bahwa hasil pemeriksaan biasanya disampaikan dalam waktu 24 jam.

Meta sebelumnya mengakui adanya persoalan tersebut dan menyatakan tengah berupaya memulihkan akses akun yang terdampak.

Perusahaan menjelaskan bahwa sistem WhatsApp secara rutin mendeteksi pihak yang diduga menyalahgunakan layanan dan memblokir akun mencurigakan demi menjaga keamanan pengguna.

Namun, sistem tersebut terkadang dapat mengalami kesalahan sehingga akun yang seharusnya tidak terdampak ikut terblokir.

“Kami berusaha memperbaikinya secepat mungkin agar pengguna dapat kembali berkomunikasi. Kami telah mengambil langkah untuk memulihkan akun yang terdampak,” kata juru bicara Meta. (Antara)

Load More