Misalnya, kenyataan bahwa Indonesia merupakan rumah dari makanan terenak sedunia, yaitu rendang, merupakan sebuah fun fact.
Terminologi ini sendiri kerap digunakan oleh konten kreator yang berbasis edukasi, untuk memberi pengetahuan bagi penontonnya mengenai suatu hal yang jarang diketahui orang banyak.
3. POV
POV merupakan akronim dari Point of View, yang dalam bahasa Indonesia dikenal sebagai sudut pandang.
POV kini menjadi populer karena konten kreator kerap menggunakan istilah tersebut seperti bentuk drama yang memosisikan dirinya pada suatu situasi atau karakter.
Konten POV memang saat ini tengah populer dan karena itu istilah POV menjadi ramai diperbincangkan dan digunakan kreator karena membuat penontonnya membayangkan atau berimajinasi sesuai POV yang ditentukan dalam video pendek.
4. Mukbang
Mukbang merupakan istilah serapan dari bahasa Korea, meokbang. Dalam bahasa Korea sendiri, Mukbang, terdiri dari dua kata, yaitu muk-ja yang berarti makan, dan bang-song yang artinya siaran.
Dengan begitu, Mukbang memiliki arti sebagai aktivitas makan yang disiarkan.
Saat ini memang banyak konten kreator yang membuat konten Mukbang.
Baca Juga: Gandeng Axis, SnackVideo Hadirkan Kuota Spesial Streaming Konten Hiburan
Biasanya, para konten kreator itu menambahkan gimmick, baik makanannya yang unik atau dalam jumlah yang banyak, ke dalam konten Mukbang yang mereka buat.
Hal ini yang membuat orang Indonesia kerap kali salah mengartikan kata mukbang, banyak yang mengira mukbang adalah makan dalam jumlah besar.
Padahal arti yang sebenarnya adalah menyiarkan video saat sedang makan.
Itu dia empat istilah yang paling sering diucapkan konten kreator saat ini. Tentu saja, penggunaan istilah tersebut mesti tepat dan sesuai pada tempatnya.
Berita Terkait
-
Bukan Hiburan Semata, Komunitas YouTube di Indonesia Haus Pengetahuan
-
4 Filter Trending SnackVideo selama 2021
-
Mau Rp 497 Juta dari Instagram? Buruan Bikin Konten Menarik di Reels
-
Podcast dan Konten Audio Kian Digemari, Noice Fasilitasi Konten Kreator Bandung Unjuk Gigi
-
3 Jurus Membuat Video Transisi yang Bisa Bikin Banjir View
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah
-
Sapu Bersih 40 Suara! Emil Dardak Kembali Pimpin Demokrat Jatim Secara Aklamasi
-
Tembus Rp189 Miliar! Data PPATK Bongkar Transaksi Judi Daring Warga dan ASN di Lebak
-
Maba UII Langsung Juara Campus League, Alfira Deanika Tundukkan Unggulan UNESA
-
Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35
-
Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen
-
Bila Mufakat Buntu, Sidang Pleno III Muktamar Ke-35 NU Sepakati Opsi Voting
-
Bahtsul Masail di Muktamar NU Sepakat Kripto Boleh Ditransaksikan
-
Batas Aman BPA Diperketat! BPOM Resmikan Aturan Baru Kemasan Galon Guna Ulang
-
Pabrik Styrofoam di Cileungsi Ludes Terbakar, Percikan Las Hanguskan Bangunan Hingga 7 Mobil