Suara.com - MediaTek diketahui telah menguasai pasar chipset HP Android dengan pangsa 45 persen di tahun 2021. Mereka unggul atas pesaing utama mereka yaitu Qualcomm, dengan pangsa pasar 35 persen.
Data di atas merupakan keseluruhan pangsa pasar sebagai hasil perhitungan di berbagai segmen. Firma riset pasar Counterpoint mengeluarkan laporan terbaru terkait sebaran segmen yang berhasil disasar oleh produsen chipset global.
Berdasarkan data dari Counterpoint Research, Qualcomm berhasil mendominasi pasar chip di kelas menengah dan premium. Mereka meraih 50 persen pangsa pasar pada kelas harga di atas 300 dolar AS (Rp 4,3 juta).
Meski begitu, rentang harga 700 hingga 799 dolar AS (Rp 10 juta - Rp 11,5 juta) masih dipimpin oleh Samsung dengan pangsa pasar 46 persen.
Counterpoint Research menyebutkan bahwa pemain seperti MediaTek, Qualcomm, Exynos, HiSilicon, dan Unisoc telah memimpin dalam perlombaan pasokan chipset secara global.
MediaTek memimpin pasar chip secara keseluruhan berkat performa penjualan mereka yang moncer pada HP Android kelas menengah ke bawah. Ini berarti MediaTek berhasil menguasai segmen HP Android dengan harga murah.
Counterpoint Research mencatat bahwa MediaTek memimpin pasar di tingkat menengah ke bawah atau rentang harga di bawah 300 dolar AS. Mereka berhasil menguasai pasar tersebut berkat permintaan kuat untuk chipset seri Dimensity 700, 800 dan Helio.
Dikutip dari Gizmochina, MediaTek berhasil mengeluarkan chipset 5G yang terjangkau untuk menengah ke bawah dengan kinerja bersaing pada tahun 2021. Seri Dimensity 700 hingga 1200 memberikan kinerja yang setara dan terkadang melebihi chipset pesaing di braket harga yang sama.
MediaTek mulai bermanuver untuk mengambil alih pasar Android premium dengan chipset Dimensity 8000 dan 9000 pada tahun 2022. Apabila manuver mereka berhasil, MediaTek bisa mengganggu pasar chipset milik Qualcomm di kelas premium pada tahun ini.
Baca Juga: MediaTek Rilis Prosesor Dimensity 1300, Dukung Kamera 200 MP
Berita Terkait
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Shin Tae-yong Resmi Dihukum 10 Tahun, Bagaimana Nasibnya di Persija Jakarta?
- 4 Zodiak yang Diprediksi Hidup Lebih Tenang dan Damai di Akhir Juli 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Promo Spesial BRI, Makan Enak di Ramen Girl Dapat Potongan Harga!
-
Usut Bentrokan Menteng, Polisi Dalami Peran 15 Orang yang Diamankan
-
Back-to-Back Juara! Kemenangan Fajar/Fikri di China Open 2026 Jadin Titik Balik Ganda Putra RI
-
Undang Wapres Hingga Dedi Mulyadi, Festival Merah Putih Kota Bogor Siap Digelar 9 Agustus
-
Kapitra Ampera Sebut Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Maling Gede
-
Misi Lahirkan Srikandi Baru, Kejurnas Panahan Junior 2026 Diikuti 906 Atlet dari 29 Provinsi
-
Penyelundupan Sabu 2 Kg dari Aceh ke Jakarta Gagal di Bandara Pekanbaru
-
Mencekam! Buaya Situ Habibi Sukabumi Terekam Menerkam Anak Sapi di Depan Wisatawan
-
Hari Mangrove Sedunia, Kilang Plaju Perkuat Komitmen Lestarikan Ekosistem Pesisir
-
Dari Gurih hingga Pedas, Menu Flavor Shake-Up Ajak Pecinta Kuliner Eksplorasi Beragam Rasa