Suara.com - Google Docs merupakan software pengolah kata yang berfungsi layaknya Microsoft Word.
Google Docs memiliki beberapa kelebihan dibanding Microsoft Word.
Google Docs memiliki akses yang lebih fleksibel karena aplikasi dan dokumennya berada di cloud alias online. Selain itu, Google Docs juga memiliki beberapa fitur menarik.
Salah satunya adalah fitur voice typing, dengan fitur ini aktivitas mengetik dokumen akan lebih mudah dan cepat diselesaikan.
Voice typing adalah fitur yang mampu mengubah suara menjadi teks. Kamu cukup menyuarakan apa yang ingin ditulis di dekat speaker.
Lalu, menggunakan program text-to-speech, suara tersebut akan diketikkan secara otomatis pada dokumen.
Banyak keuntungan dan kemudahan yang bisa kamu dapatkan dengan menggunakan voice typing. Salah satunya tentu saja efisiensi waktu.
Cara Menggunakan Voice Typing di Google Docs
- Log in ke akun Gmail kamu dan buka Google Docs
- Kemudian pilih menu Tools.
- Klik pilihan Voice Typing. Setelah itu akan keluar panel voice typing yang berbentuk seperti microphone.
- Aktifkan microphone dan izinkan Google Docs untuk mengakses microphone.
Catatan: Biasanya, setelah panel voice typing di klik, akan muncul notifikasi meminta izin mengakses mic. Jika tidak muncul, silahkan klik panel bergambar kamera di kolom situs dan izinkan Google Docs untuk menggunakan microphone.
Baca Juga: Cara Mengetik Dokumen di Word dengan Suara, Gampang Banget!
- Selanjutnya pastikan bahasa yang digunakan sudah sesuai.
- Coba fitur dengan mengucapkan beberapa kata.
Catatan: Jika kata yang keluar tidak sesuai, pastikan bahasa yang digunakan sudah benar. Pastikan microphone kamu menyala dan berfungsi dengan baik. Jika laptop atau smartphone memiliki mic yang kurang baik, gunakan earphone dilengkapi mic atau pakai mic eksternal.
Fitur ini pada dasarnya berbasis pada teknik voice recognition.
Voice recognition merupakan teknologi yang memungkinkan mesin atau komputer mengenali ujaran lisan. Selamat mencoba. [Pasha Aiga Wilkins]
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim