Suara.com - Momen Ramadhan menjadi momentum tepat untuk UMKM bangkit dan memulai usaha, apa lagi kini bisnis bisa lebih mudah dibangun secara online. Selama pandemi, tren belanja online sudah semakin kokoh.
Ragam bisnis yang bisa dimulai saat Ramadhan sangat banyak, mulai dari katering, perlengkapan salat, busana muslim hingga paket hampers jelang Lebaran nanti.
Meski demikian membangun bisnis online selama Ramadhan harus dilakukan dengan cermat. Menurut Country Manager Exabytes Indonesia Indra Hartawan, ada beberapa tips yang perlu diupayakan dalam membangun bisnis online.
"Pelaku usaha perlu memilih kategori produk apa yang akan dijual di bulan Ramadhan sesuai dengan peluang yang ada, sehingga lebih besar kemungkinan mendapat keuntungan yang besar," kata Indra pada pekan ini.
Setelahnya, sambung dia, pelaku usaha dapat meneliti lebih jauh dari buyer persona seperti kebiasaan pelanggan, target market dan daya beli serta tren di pasar.
Lebih lanjut, para pelaku UMKM bisa menggunakan berbagai kanal digital untuk mempromosikan bisnis dan menjangkau konsumen yang lebih luas.
"Pelaku usaha harus memaksimalkan peluang dengan memanfaatkan banyak kanal penjualan online seperti promosi di media sosial, memaksimalkan website brand, atau bekerjasama dengan influencer" ujar Indra.
Ia mengatakan bahwa pengguna internet di Indonesia semakin sering menggunakan mesin pencari di internet untuk memperoleh informasi tentang merek atau e-commerce. Berdasarkan survei Google, 73 konsumen menggunakan mesin pencari untuk mencari informasi tersebut.
Sementara itu berdasarkan riset Google, Temasek & Bain, e-Conomy SEA 2021 di Asia Tenggara ditemukan bahwa 45 persen toko online akan meningkatkan penggunaan pelayanan website untuk lima tahun mendatang.
Baca Juga: Apa Syarat Penerima BLT UMKM 2022? PKL, Pemilik Warung hingga Nelayan Masuk Kriteria
Berita Terkait
-
Penerima Banpres UMKM Bencana Sumatera Diprioritaskan Bagi Non-Nasabah Perbankan dan KUR
-
IM3 Tak Lagi Jual Koneksi Saja, Airena Kreatif Bawa AI dan Adobe ke Bisnis Kreator hingga UMKM
-
Dari Lidi Sawit Jadi Cuan, Ketika Produk Sederhana Petani Indonesia Tembus Pasar Tiongkok
-
Ulasan Film Operasi Pesta Copet: Aksi Komedi Heist Berlatar Festival Musik!
-
Diskon E-Commerce 50% untuk UMK Tinggal 5 Persen, Kapan Mulai Berlaku?
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Duka di Cikarang Utara: Ayah dan Anak Tewas Usai Ledakan Tabung Gas Hanguskan Rumah
-
Sapu Bersih 40 Suara! Emil Dardak Kembali Pimpin Demokrat Jatim Secara Aklamasi
-
Tembus Rp189 Miliar! Data PPATK Bongkar Transaksi Judi Daring Warga dan ASN di Lebak
-
Maba UII Langsung Juara Campus League, Alfira Deanika Tundukkan Unggulan UNESA
-
Menyambangi Tebuireng, Tradisi Ziarah dan Suka Cita Warga NU Jelang Muktamar Ke-35
-
Momentum HAPERNAS 2026, Perumnas Serahterimakan Hunian kepada Lebih dari 530 Konsumen
-
Bila Mufakat Buntu, Sidang Pleno III Muktamar Ke-35 NU Sepakati Opsi Voting
-
Bahtsul Masail di Muktamar NU Sepakat Kripto Boleh Ditransaksikan
-
Batas Aman BPA Diperketat! BPOM Resmikan Aturan Baru Kemasan Galon Guna Ulang
-
Pabrik Styrofoam di Cileungsi Ludes Terbakar, Percikan Las Hanguskan Bangunan Hingga 7 Mobil