Suara.com - Peralihan dari toko offline menjadi toko online selama pandemi Covid-19, membantu pelaku UMKM tetap bisa bertahan dan mengembangkan bisnisnya.
Melihat tren tersebut, platform teknologi edukasi Zenius pun menghadirkan program kursus pengelolaan toko online bagi para pelaku UMKM di seluruh Indonesia.
Kursus ini tersedia di platform ZenPro, layanan pembelajaran dalam ekosistem Zenius, yang dapat diakses secara gratis dengan menggunakan Kartu Prakerja.
Ary Mozta, AVP Marketing Lifelong (ZenPro), menuturkan, pengelolaan toko online merupakan keahlian yang penting untuk dikuasai, terutama untuk pemilik bisnis atau mereka yang ingin bekerja sebagai spesialis e-commerce.
Tidak cukup hanya dengan mendaftar dan mengunggah produk, faktanya diperlukan mengetahui cara mengoptimalisasi penjualan, memanfaatkan fitur-fitur e-commerce, menganalisa data penjualan, hingga memasang iklan dengan efektif.
"Semua hal tersebut kami rangkum dalam materi pelatihan ZenPro yang ringan, detil, dan mudah dimengerti, agar setiap orang bisa mempraktekannya,” ungkapnya dalam keterangan resminya, Selasa (19/4/2022).
Kursus ZenPro akan membahas langkah-langkah teknis untuk manajemen toko online di tiga platform ternama, yakni Shopee, Tokopedia, dan Bukalapak.
Untuk mengikuti kursus “Menjalankan Toko di eCommerce sebagai Pengelola Toko”, pengguna bisa membuat akun melalui aplikasi Android atau website ZenPro.
Setelah itu, pengguna bisa memilih kelas pelatihan yang ingin diikuti, serta mitra digital Kartu Prakerja untuk memproses kelas pelatihan.
Baca Juga: Tips Jalankan Bisnis Online selama Ramadhan 2022
Pengguna kemudian akan mendapatkan kode voucher untuk mengklaim voucher pelatihan di halaman utama aplikasi dan website.
Berita Terkait
Terpopuler
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- 5 Pilihan HP Samsung RAM 12 GB Agustus 2026, Performa Ngebut Anti Lag
- Warga Teror Pekerja Stadion Sudiang, Pembangunan Tribun Selatan Terpaksa Ditinggalkan
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
Mereka Balapan dengan 'Malaikat Pencabut Nyawa' Selamatkan Korban Gempa Bumi Kolombia
-
Ulasan Pramuka: Jejak Langkah Sang Penggalang di Tengah Belantara Sunyi
-
5 Merek Laptop Terbaik 2026 Paling Dipercaya di Indonesia
-
Apakah Virtual RAM pada HP Murah Berpengaruh pada Performa? Ini Rekomendasi Rp3 Jutaan
-
Aturan Ojol Masih Digodok, Komdigi: Pengantaran Barang dan Penumpang Beda Bisnis
-
Polemik Hafalan Al-Qur'an dan Hadiah Miras: Ketika Gimik Marketing Menabrak Sakralitas Agama
-
Atasi Ketergantungan Energi Fosil, ITS Kembangkan Pembangkit Hibrida Angin dan Surya
-
Bukan Sekadar Pegal, Nyeri Sendi Bisa Jadi Tanda Rheumatoid Arthritis
-
12 Ikan Hias Pembawa Keberuntungan Menurut Feng Shui, Cocok untuk Akuarium di Rumah
-
IHSG Masih Kebakaran di Level 6.200 pada Sesi I, Saham Prajogo Tumbang