Suara.com - Garena melakukan banned permanen terhadap 2,6 juta akun dalam dua minggu terakhir.
Sebagian besar pemain ketahuan menggunakan config atau configuration dalam game sehingga menyebabkan akun terkena banned.
Sejumlah persentase 55,4 persen, pemain melakukan config atau memodifikasi game.
Dalam kasus Free Fire, hal itu adalah tindakan ilegal dan melanggar beberapa aturan dalam game.
Diketahui pemain Free Fire yang melakukan config dalam bentuk memodifikasi model file game.
Selain itu, Garena juga mendeteksi kecurangan berupa auto headshot sebesar 31,5 persen.
Disusul dengan pelanggaran teleportasi sebesar 7,6 persen dan kecurangan lainnya sebesar 5,5 persen.
Menurut akun Instagram resmi Free Fire Indonesia, banned dilakukan atas laporan beberapa pemain. Laporan meningkat dari 46,48 persen menjadi 46,65 persen.
Agar terhindar dari antihack, pemain disarankan untuk tidak menginstal cheat atau hack apapun ke dalam aplikasi Free Fire.
Baca Juga: Dapatkan Loot Gratis untuk Mabar, Klaim Kode Redeem FF 26 April 2022
Selain memodifikasi file, pemain juga bisa terkena banned jika menggunakan game client (APK Free Fire) yang tidak resmi, memanfaatkan glitch atau bug, hingga melanggar sistem antihack Free Fire melalui transfer data lokal yang ilegal.
Bermain curang dapat menurunkan kualitas bermain pemain serta merugikan pemain sendiri karena akun yang dimiliki, akan terkena ban permanen dan tidak dapat dipulihkan.
Berita Terkait
-
3 Emulator Free Fire Terbaik, Cocok untuk PC Low End Edisi April 2022
-
Klaim Reward HAYA-TOAV-U76V, Cek Kode Redeem FF 19 April 2022
-
Cara Mendapatkan V Badge Resmi di Free Fire dan FF Max
-
Ada Yagami's Gift, Cepat Klaim Kode Redeem FF 18 April 2022
-
Cara Mendapatkan Karakter Free Fire Gratis Edisi April 2022
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Terpopuler: 7 HP Paling Hemat Baterai Buat Mudik Lebaran, Roster MPL ID Season 17
-
53 Kode Redeem FF 25 Februari 2026: Klaim Gloo Wall Ramadan dan Bocoran Angel Ungu
-
5 Pilihan Tablet RAM 16 GB Memori 512 GB Paling Murah untuk Kerja
-
Xiaomi 17T Series Lolos Sertifikasi TKDN: Bersiap ke Indonesia, Usung Chipset Anyar
-
Peta Sebaran 'Amukan' Topik Tyas dan LPDP: Lebih Banyak di X, Netizen TikTok Kurang Peduli
-
Daftar Harga iPhone Terbaru Jelang Lebaran 2026, Lengkap Semua Seri
-
69 Kode Redeem FF Aktif 24 Februari 2026: Klaim Crimson dan Gloo Wall Ramadhan Gratis
-
Begini Kebijakan Kemenkeu RI Buntut Viralnya Dwi Sasetyaningtyas, LPDP Trending
-
Infrastruktur Digital Jadi Penentu Bisnis Ritel dan F&B
-
Penampakan Xiaomi 17 Ultra Leica Edition Versi Global Terungkap Jelang Perilisan