Suara.com - Penentuan hilal atau penanggalan dalam tahun Hijriyah dilakukan untuk mempublikasikan hari-hari besar beserta elemen keagamaan lainnya, seperti Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah.
Arab Saudi sebagai negara Islam yang menjadi pusat teknologi beserta ilmu pengetahuan Keislaman, memiliki cara khusus dalam penentuan hilal. Hal ini berbeda dengan yang dilakukan di Indonesia.
Metode yang digunakan Arab Saudi dalam penentuan penanggalan Hijriyah disebut sebagai rukyatul hilal. Dalam metode ini, ada 3 cara yang sering dilakukan, yaitu pengamatan menggunakan teleskop, pengamatan astronomi, serta pengamatan dengan mata telanjang.
Para pengamat diperbolehkan menggunakan semua metode, yang dibagi menjadi beberapa titik pengamatan di daerah Arab Saudi. Informasi yang dihimpun dari tiap tiap daerah bisa menjadi acuan bagi penentuan penanggalan, termasuk penentuan 1 Ramadhan dan 1 Syawal.
Pada tahun ini, Arab Saudi kembali mengumumkan bulan Ramadhan yang jatuh pada tanggal 2 April 2022 lalu, lebih awal dibanding penanggalan Hijriyah di Indonesia. Hal ini diperkirakan karena adanya perbedaan standar derajat dalam astronomi.
Perbedaan lain adalah peralatan yang digunakan oleh Arab Saudi merupakan teknologi terbaru dan memiliki nilai toleransi yang tinggi dalam pengukuran, sehingga dinilai lebih akurat.
Penentuan penanggalan ini juga menggunakan metode astronomi, di mana letak bulan yang sejajar dengan Bumi dan Matahari akan menghasilkan bentuk bulan sabit yang menandakan berawalnya bulan selanjutnya.
Metode yang digunakan di Indonesia tentu berbeda dengan Arab Saudi. Indonesia sendiri masih menganut pengamatan independen dengan standar 3 derajat yang jadi penentu penanggalan awal bulan.
Sehingga, secara garis besar bisa dikatakan bahwa perbedaan metode penentuan hilal di Indonesia dan Arab masih menjadi pertanyaan besar, mengingat secara geografis Indonesia dan Arab masih berada di benua yang sama.
Baca Juga: Viral Seorang Anak Mudik tanpa Beri Kabar Orang Tuanya, Netizen: Siapa Iris Bawang?
Menyandur dari Aljazeera, metode Arab Saudi ini juga diikuti oleh negara Timur Tengah lainnya seperti Kuwait,Omar, dan Qatar. Sedangkan beberapa negara lain di Asia Tenggara termasuk Brunei dan Indonesia masih menganut metode independen.
Perbedaan penanggalan 1 Ramadhan 1443 H kemarin dengan penganggalan di Arab Saudi masih menjadi evaluasi pemerintah dalam penggunaan teknologi, demi penanggalan yang lebih akurat.
Kontributor : Dea Nabila
Tag
Berita Terkait
-
Viral Seorang Anak Mudik tanpa Beri Kabar Orang Tuanya, Netizen: Siapa Iris Bawang?
-
Salat Id di Simpang Lima, Ganjar Pranowo Gembira Lihat Antusiasme Masyarakat
-
Umat Islam di Solo Salat Id Sampai Depan Gereja, Takmir: Kami Terbiasa Jaga Kerukunan Beragama
-
Detik-detik Pria Jatuh Tersungkur Saat Sholat Idul Fitri, Netizen Kira Meninggal
-
Tahun Ini BRI Mendapatkan Kuota Penyaluran KUR Sebanyak Rp260 Triliun
Terpopuler
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan Hari Ini 5 Agustus 2026: Segalanya Berjalan Lancar
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Redmi Memori 256 GB dan Kamera Jernih Harga Rp1 Jutaan, Cocok untuk Multitasking
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Jalan Santai Cocoknya Pakai Sepatu Apa? Ini 6 Produk Lokal yang Nyaman Buat 17 Agustusan
Pilihan
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
Terkini
-
Ragnar Oratmangoen Pecah Kebuntuan! Timnas Indonesia Ungguli Singapura 1-0
-
Ironi Febrie Adriansyah: Ngaku Dikriminalisasi Usai Sering Lakukan Itu Saat Berkuasa?
-
Mural HUT ke-81 di Sukoharjo, Angka 8 Bergambar Pria Gendut, Angka 1 Pria Kurus
-
Dianggap Tak Lazim, Wamenkop Buka Alasan Kopdes Merah Putih Dibangun di Gunung hingga Dekat TPA
-
Sudaryono Jawab Soal Bisulan Karena Telur: Saya Sengaja Pancing Ahli Gizi!
-
Rutinitas Skincare Kini Makin Simpel, Pemilik Kulit Sensitif Mulai Utamakan Pelembap yang Praktis
-
Vietnam Unggul 1-0 Atas Kamboja, Timnas Indonesia Masih Tanpa Gol, Garuda di Ujung Tanduk
-
Istana Akui Presiden Prabowo Pertimbangkan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI
-
Misteri 2 Orang Bermasker Tinggalkan TKP Penemuan Jenazah Bos Konter HP Ambarawa
-
Rekam Jejak Aneh Wasit Oman Khalfan Al-Amouri Laga Singapura vs Timnas Indonesia