Suara.com - Xiaomi resmi memperkenalkan Redmi Note 10T 5G versi baru untuk pasar Jepang. Ini jadi model ke-10 dari ponsel seri Redmi Note 10.
Sebetulnya Xiaomi sudah memperkenalkan Redmi Note 10T 5G tahun 2021. Namun Redmi Note 10T versi Jepang adalah varian berbeda.
Mengutip GSM Arena, Jumat (6/5/2022), Redmi Note 10T 5G ini hadir dengan prosesor Snapdragon 480 dan dua kamera belakang. Sementara model sebelumnya membawa Dimensity 700 dan tiga kamera belakang.
Spesifikasi Redmi Note 10T 5G mencakup layar LCD berukuran 6,5 inci, resolusi 1080p, refresh rate 90Hz, dan tingkat kecerahan 4.096.
Redmi Note 10T 5G membawa kamera utama 50MP dan kamera portrait 2MP di bagian belakang. Bagian depannya ada kamera selfie berukuran 8MP berdesain punch hole.
Chipset Snapdragon 480 itu dipasangkan dengan RAM 4GB dan storage 64GB. Baterainya berkapasitas 5.000mAh dengan charger 18W.
Fitur lainnya yang tersedia yakni slot micro SD, eSIM, NFC, jack audio 3.5mm, dan MIUI 13 berbasis Android 11.
Harga Redmi Note 10T edisi Jepang ini dijual 34.800 yen atau sekitar Rp 3,8 jutaan. Ponsel tersedia dalam varian warna Gray, Dark Blue, dan Aqua Blue.
Baca Juga: Xiaomi Telat Rilis Redmi Note 11 di Indonesia, Belajar dari Redmi Note 10
Berita Terkait
-
Redmi Note 10 Pro Mulai Jadi HP Jadul, Ini 3 Pengganti Terbaiknya
-
Redmi Note 10 Pro di Indonesia Terima Pembaruan MIUI 13
-
Harga Redmi Note 10 5G Terbaru, Turun di Januari 2023
-
8 HP Murah Kuat Main Genshin Impact Tanpa Frame Stutter, Harga Mulai Rp 3 Jutaan
-
Bocoran Redmi Note 12 Pro 4G, Jadi Versi Lain Redmi Note 10 Pro
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik