Suara.com - Sebuah berita kurang baik berhembus pada Pendiri SpaceX, Elon Musk yang dituduh melakukan pelecehan seksual dengan membayar pramugari sebesar 250.000 dolar AS atau sekitar Rp 3,66 triliun.
Spontan, tuduhan tersebut disanggah Elon Musk melalui akun Twitter resminya, dikutip BBC dari Business Insider, Minggu (22/5/2022).
"Tuduhan liar itu sama sekali tidak benar," tulisnya di Twitter.
Elon Musk mengatakan kepada Business Insider bahwa artikelnya adalah "hit piece bermotivasi politik".
Pendiri SpaceX itu mengungkapkan jika kabar tersebut hanya dimaksudkan untuk mengganggu akuisisi Twitter senilai 44 miliar dolar AS, yang terhenti.
Dia telah menggunakan situs media sosial untuk mengumumkan dirinya "tidak dapat lagi mendukung" Partai Demokrat pada Rabu lalu.
Disebutkan, dia berencana untuk memilih Partai Republik dalam pemilihan mendatang.
Menurut Business Insider, SpaceX membayar perempuan yang tidak disebutkan namanya itu sebuah perjanjian pesangon yang diselesaikan di luar pengadilan.
Sebagai bagian dari kesepakatan, dia tidak diizinkan untuk menuntut perusahaan atau berbicara tentang dugaan insiden tersebut.
Baca Juga: Apa itu Akun Bot? Hal yang Diduga Bikin Elon Musk Tunda Akuisisi Twitter
Majalah itu mengutip seorang teman pramugari yang tidak disebutkan namanya, yang diklaim telah memberikan pernyataan yang ditandatangani sebagai bagian dari proses penyelesaian.
Teman itu mengatakan bahwa Musk telah mengekspos dirinya kepada mantan karyawan, seorang anggota awak kabin yang terikat kontrak untuk armada jet perusahaan SpaceX, pada 2016 saat menerima pijatan darinya di atas jet pribadinya.
Sayang, BBC belum dapat mengonfirmasi laporan ini secara independen.
Berita Terkait
-
CEO Twitter Tanggapi Cuitan Elon Musk, Malah Dikasih Jawaban Jleb
-
Kepala BRIN Ungkap Rencana Undang Elon Musk Berinvestasi di Bandar Antariksa
-
Diundang Jokowi, Elon Musk Datang ke Indonesia November 2022
-
Elon Musk Sebut Twitter Manipulasi Pengguna, Sarankan Mereka Ubah Ini
-
Boyong Inspiration4, Kapsul SpaceX Sukses Kembali ke Bumi Mendarat di Samudra Atlantik
Terpopuler
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- 6 HP Snapdragon Paling Murah RAM 8 GB untuk Investasi Gadget Jangka Panjang
- HP Xiaomi yang Bagus Tipe Apa? Ini 7 Rekomendasinya di 2026
- Sabun Cuci Muka Apa yang Bagus untuk Atasi Kulit Kusam? Ini 5 Pilihan agar Wajah Cerah
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
7 HP Xiaomi NFC Termurah Mulai Rp1 Jutaan, Cek Saldo dan Bayar Tinggal Tap
-
5 HP Samsung dengan Fitur NFC Canggih, Siap Jadi Andalan Harian!
-
5 Rekomendasi HP Vivo Rp2 Jutaan dengan Kamera Video Anti-Goyang
-
5 HP Infinix Kamera Bagus dan RAM Besar, Harga Mulai Rp1 Jutaan
-
Predator Gaming Jadi Mitra VCT Pacific 2026, Hadirkan PC Orion 7000
-
Robot Vacuum dan AI Jadi Tren, LG Bidik Lonjakan Permintaan Smart Cleaning di Indonesia
-
Lenovo Yoga Tab Siap Dirilis 16 April, Tablet AI Ringan 11 Inci untuk Produktivitas dan Kreativitas
-
Lintasarta Andalkan AI Hadapi Lonjakan Trafik Lebaran 2026: Pemulihan Jaringan Lebih Cepat 60%
-
Bocoran Tecno Pova 8 & Spark 50 Pro: Baterai Jumbo 7.750mAh dan 5.800mAh Terungkap
-
Poco X8 Pro Series Laris 30.000 Unit Sehari: HP Gaming dengan Performa Ekstrem Jadi Buruan