Suara.com - Frontier System di Oak Ridge National Laboratory milik Departemen Energi Amerika Serikat sekarang menjadi komputer tercepat di dunia.
Menurut para peneliti, superkomputer ini sangat kuat bahkan lebih cepat dari tujuh komputer berikutnya dalam daftar peringkat jika digabungkan.
Selain peringkat teratas dalam daftar Top 500, Frontier System juga menempati posisi teratas dalam daftar Green500, yang mengurutkan sistem superkomputer menurut seberapa efisiennya.
Efisiensi energinya dicapai sebagian melalui pendinginan cairan, yang membutuhkan pemompaan 6.000 galon air melalui sistem setiap menit.
Rekor sebelumnya untuk superkomputer tercepat dipegang oleh Fungaku System selama dua tahun.
Sistem ini terletak di RIKEN Center for Computational Science (R-CCS), Kobe, Jepang.
Namun kini, komputer tersebut telah turun peringkat ke nomor dua.
Selain itu, Frontier System juga disebut menjadi mesin "exascale" pertama dan menembus "exaflop ceiling".
Exaflop atau komputasi exascale mengacu pada sistem yang mampu melakukan 1018 operasi dalam satu detik.
Secara teori, pemegang rekor sebelumnya juga bisa bekerja di lebih dari satu exaflop.
Baca Juga: Komputer Kuantum Komersial Pertama di Jepang Mulai Beroperasi
Tapi itu tidak dapat dibuktikan dalam tes praktikal dan Frontier memiliki maksimum teoritis lebih dari dua exaflops.
Dilansir dari Independent, Rabu (1/6/2022), China juga diperkirakan berpotensi mengembangkan dua sistem exaflopnya sendiri.
Tapi belum menyerahkannya ke komite Top500 untuk pengakuan resmi karena ketegangan geopolitik.
Frontier System sendiri terdiri dari 74 lemari, yang masing-masing memiliki berat 8.000 pound.
Oak Ridge National Laboratory mencatat bahwa tim di sana mampu mengembangkan superkomputer tersebut selama pandemi.
Mereka membutuhkan setidaknya 90 mil kabel jaringan untuk dihubungkan bersama.
Para peneliti akan dapat mulai menggunakan superkomputer sepenuhnya mulai akhir tahun ini.
Berita Terkait
-
Komputer Kuantum Komersial Pertama di Jepang Mulai Beroperasi
-
Superkomputer Tercepat Dunia: Cegah Covid-19, Kereta Api Harus Buka Jendela
-
Jepang Kerahkan Superkomputer Tercepat di Dunia untuk Lawan Covid-19
-
AMD Akan Ciptakan Superkomputer Tercepat di Dunia
-
Cina Berambisi Bikin Purwarupa Komputer Super Cepat di 2017
Terpopuler
- Megawati: Saya Dipanggil Polisi 3 Kali, Diperiksa Jaksa Sampai Malam
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- Besok, Front Mahasiswa UI hingga IPB Siap Gelar Aksi 'Merebut Kemerdekaan' di Jakarta
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
- 5 Sunscreen Brand Jepang untuk Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harga
Pilihan
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
-
Bundaran HI Dijaga Ketat, Solidaritas Warga Mengalir: Ini Titik Logistik untuk Pendemo
-
Jelang Demo Mahasiswa, Bundaran HI Dijaga Ketat: Kendaraan Taktis Siaga, Lalin Masih Normal
-
Aksi Mahasiswa Dibatasi hingga UOB Plaza, Polda Metro Siagakan 9.242 Personel
-
Jelang Demo Mahasiswa Hari ini, 21 Orang Bawa Bom Molotov Ditangkap Polisi
Terkini
-
21 Orang Pembawa Bom Molotov Jelang Demo Bundaran HI Bukan Mahasiswa
-
Diselimuti Kabut Asap, Kualitas Udara Pekanbaru Sentuh Level Berbahaya
-
Bos Bali United Bongkar Alasan Gelontorkan Dana Segini Demi Rekrut Anak John Herdman
-
UPH Festival 2026 Ditutup, Mahasiswa Baru Diajak Menemukan Panggilan dan Membawa Dampak
-
BRImo Beri Cashback 30 Persen Pembelian Tiket JCO Run 2026, Segera Klaim Sekarang!
-
Duduk Seharian di Depan Layar? Ini Cara agar Tetap Aktif Tanpa Harus ke Gym
-
Fathimah Azzahra Semprot Polisi di Plaza UOB: Jangan Provokasi Massa dengan Mobil Komando!
-
Anggaran Subsidi Energi Naik di RAPBN 2027, Program B50 Dinilai Belum Sukses
-
Yaqut Tantang KPK Buktikan Soal Kerugian Negara Rp622 Miliar di Kasus Kuota Haji
-
Ada Demo Mahasiswa, Pengguna Transjakarta Harap Simak! Koridor 1 hingga Rute 9D Alami Perubahan