Suara.com - YouTube memerkenalkan sebuah fitur baru bernama Correction. Fitur ini memungkinkan pengguna untuk mengoreksi sebuah video tanpa perlu dihapus.
Selama ini beberapa pengguna kerap kali menghapus video apabila ada beberapa klip yang perlu diedit.
Akibat itu, mereka memerlukan waktu tambahan untuk memperbaiki dan upload ulang video.
Dengan fitur Correction, kreator bisa lebih mudah untuk menambahkan catatan informasi koreksi di video pada detik tertentu.
"Dengan peluncuran Correction, kreator konten dapat memperhatikan koreksi dan klarifikasi dalam deskripsi video mereka yang sudah diterbitkan," kata YouTube, dilansir dari Social Media Today, Selasa (21/6/2022).
Fitur Correction ini tampil di sudut kanan atas saat video dimainkan.
Jika diklik, maka itu menampilkan sebuah timestamp yang deskripsinya bisa ditulis kreator untuk klarifikasi atau pernyataan tambahan.
Namun, Correction ini bukan berarti mengubah video secara keseluruhan.
Kreator hanya bisa menambahkan deskripsi singkat di detik tertentu untuk menjelaskan lebih banyak informasi apabila dinilai kurang.
Baca Juga: Bikin Overthinking, Ini 2 Hal yang Bisa Dipetik dari Lagu 'Glimpse of Us'
Meski demikian, fitur ini tetap dinilai berguna ketimbang kreator mesti hapus dan upload ulang video dengan kesalahan kecil.
Berita Terkait
-
Channel YouTube aespa Jadi Channel Girl Group K-Pop Paling Banyak Ditonton
-
Terlihat Menggiurkan, Berapa Penghasilan Seorang Youtuber?
-
6 Pekerjaan di Internet yang Bisa Menghasilkan Banyak Cuan
-
DIVE Studios Bakal Segera Rilis Koleksi Mindset Bobby iKON
-
Fitur Baru Youtube Kini Bikin Nonton Konten di TV Lebih Gampang
Terpopuler
- Singapura Diguncang Gelombang Protes Rakyatnya, Buntut Rencana Penggundulan Hutan untuk Perumahan
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- 6 HP Realme RAM 12 GB dengan Performa Kencang, Mulai Rp2 Jutaan
- Erick Thohir Buka Hasil Evaluasi Timnas Indonesia usai Gagal di Piala AFF 2026
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Buruan Antre, Harga Emas Antam Masih Dipatok Rp2,67 Juta/Gram
-
Begini Strategi Rebranding Emiten Bank BCIC
-
3 HP Infinix Mirip iPhone 17 Pro Max, Tampil Mewah ala Flagship
-
IHSG Masih Bergerak di Level 6.500 Pagi Ini, Pantau ASGR
-
Wajib Punya! 5 Parfum Vanilla-Floral Lokal & Mewah yang Bikin Jatuh Cinta
-
Sering Tertukar? Ini Cara Mudah Membedakan Soal Cerita KPK dan FPB dalam Matematika
-
Sejumlah Pejabat Polda Riau Dimutasi, Karo SDM hingga 3 Kapolres
-
Selat Hormuz Memanas, Harga Minyak Tembus US$90 Lagi
-
Terdampak Kabut Asap, Penerbangan Bandara Tjilik Riwut Lumpuh
-
Profil Gus Kikin, Ketum Baru PBNU: Pewaris Sanad Hasyim Asyari hingga Pengusaha