Suara.com - Belakangan ini, viral di media sosial seorang nelayan asal Laboan Bajo, NTT, harus menjual langsung ikan hasil tangkapnya pada hari itu karena mengaku kehabisan bensin.
Sebuah video diunggah akun TikTok kristaarlianti pada 20 Juni, terekam seorang nelayan dengan perahu kecil tengah menepi ke perahu yang dinaiki pemilik akun.
Nelayan tersebut tampak memegang beberapa ekor ikan kakap merah yang telah disatukan menggunakan tali dengan ikan kerapu merah.
Lelaki yang hanya mengenakan kaos, celana pendek, dan topi tersebut mencoba untuk menawarkan ikan hasil tangkapnya kepada pemilik akun. Ia membutuhkan uang agar dapat membeli bensin untuk perahunya.
Nelayan itu juga menjelaskan bahwa ikannya masih segar dan di antaranya masih hidup karena baru ditangkap.
Pemilik akun pun mengiyakan tawaran itu dan membeli langsung ikan tersebut untuk membantu nelayan.
Namun saat ditanya berapa harga bensin, jawaban nelayan itu membuat terkejut pemilik akun karena bensin satu botol dihargai Rp 35.000.
"Lagi sailing di Bajo, ada yang minta tolong. Nelayan kecil, kehabisan bensin. Dia menjual ikan untuk beli bensin yang harganya sebotol 35 ribu. Yang punya Ferrari aja pasti nyesek beli bensin 35 ribu per liter, tapi bapak ini di tengah keterbatasannya tetap senyum dan semangat. Lihat tatapan matanya, semangat dan penuh harapan," tulis pemilik akun.
Unggahan yang telah dilihat sebanyak lebih dari 10,8 juta penayangan dan disukai sebanyak lebih dari 1,2 juta kali oleh sesama pengguna TikTok itu pun menuai beragam komentar.
Baca Juga: Dibiarkan Makan Sendiri Balita Malah Lakukan Hal Tak Terduga dengan Nasinya
"Lihat bapaknya ini dan senyumnya tulus gitu, jadi ingat bapakku sendiri," tulis akun @abangsaddtt
"Kementerian Kelautan Perikanan mohon diperhatikan kenapa bisa bahan bakar 4 kali lebih mahal dari harga biasa, apakah ada mafia di dalam tersebut?" komentar @hoyhoypalepale
"Eh ikan kakap merah itu mahal banget padahal," tambah @sbuxtea
"Lihat perahu dia dan dia berjuang dengan perahu di laut sebesar itu yang bisa kapan aja ngebalikin perahu sekecil itu dengan mudah," sahut @chocoandrona
"Ya ampun, ini ikan harganya 70 ribu per kilo di pasar. Aku yakin itu lebih dari dua kilo," ungkap @nissaflorence
Berita Terkait
-
Warga Berhasil Tangkap Komplotan Pencuri Kotak Amal Masjid, Pelakunya Ternyata Dua Orang Gadis
-
Viral Wanita Indonesia Dinikahi Lee Minho Asal Korea, Bikin Publik Penasaran
-
Gemas! Pedagang Es Krim Ini Asyik Ikutan Senam Bareng Anak TK di Pantai
-
Apes! Baru Duduk di Kursi Kafe Gadis Ini Malah Terjatuh, Warganet: Mleyot
-
Para Pengendara Ngenyel Klakson Pas Disetop Polisi, Auto Hening Gegara Ini
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Jika Tim 9 Gagal, KPK Disebut Wajib Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah
-
Sungai Cileungsi Menghitam, DLH Bogor Gandeng Polda Jabar Bidik 5 Perusahaan
-
Diperiksa Kejagung Terkait Dugaan Kasus, Kekayaan Kasi Pidsus Bogor Capai Rp6,1 Miliar Tanpa Utang
-
Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Satpol PP Bandung Ratakan 36 Bangunan Liar di Jalan Rajiman
-
Sempat Sebut PDIP, Ustaz Das'ad Latif Edit Unggahan soal Putusan MK Larang Dana Pendidikan untuk MBG
-
Kejagung Bongkar Alasan Periksa Tan Kian dan Ferry Boboho di Kasus Febrie Adriansyah
-
Alasan Keselamatan, Kejagung Titipkan Ferry Boboho Saksi Kunci Kasus TPPU Febrie Adriansyah ke LPSK
-
Angela Tanoesoedibjo Apresiasi Legislator yang Dinilai Berdampak bagi Masyarakat
-
Arus Peti Kemas IPC TPK Panjang Melonjak 73,7 Persen
-
Gandeng TP PKK Hingga Tingkat RT, Bupati Bogor Rudy Susmanto Pacu Kesejahteraan Warga