Suara.com - Produser Final Fantasy XVI, Naoki Yoshida memberikan perkembangan teranyar terkait proyek game utama. Yoshida menjelaskan bahwa Final Fantasy XVI sudah dapat dimainkan dari awal hingga akhir.
Meski begitu, mereka masih perlu menyiapkan pekerjaan yang berhubungan dengan voiceover.
"Game ini sepenuhnya dapat dimainkan dari awal hingga akhir. Tetapi kami memiliki banyak voiceover dalam beberapa bahasa yang masih perlu direkam," kata Yoshida dikutip dari Games Radar.
Melalui wawancara lain kepada IGN, Yoshida mengungkap bahwa Final Fantasy XVI bukanlah game open-world. Banyak yang berasumsi sebelumnya bahwa game baru Final Fantasy XVI akan sepenuhnya open-world.
Berdasarkan penuturan Yoshida, mereka menggunakan "desain game berbasis area independen" untuk wilayah dan arena yang lebih kecil bagi pemain untuk mengeksplorasi.
Sebelum ini, penggemar sudah melihat trailer gameplay Final Fantasy XVI di PlayStation State of Play 2022. Kita bisa melihat beberapa makhluk raksasa dari seri Final Fantasy seperti Odin, Bahamut, Garuda dan Ifrit.
FFXVI berlangsung di dunia fantasi Valisthea, di mana kemakmuran dijamin oleh pegunungan magis berkilauan yang disebut Mothercrystals.
"Dalam trailer terbaru, kami telah memperkenalkan beberapa Eikons, serta memberikan gambaran yang lebih rinci tentang sistem pertempuran penuh aksi dan kebebasan yang diberikannya kepada pemain," kata sutradara Final Fantasy XVI, Hiroshi Takai.
Terdapat manusia super yang disebut “Dominants". Mereka dapat mengendalikan monster mematikan yang disebut Eikons. Yoshida mengungkap bahwa developer saat ini sedang memberikan sentuhan akhir pada cutscene. Mereka melakukan banyak uji coba untuk menyempurnakan tingkat kesulitan pada Final Fantasy XVI.
Baca Juga: 5 Game Terbaik Mirip Free Fire Cocok untuk HP Android RAM 2GB
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim