Dalam buklet Road To Laugh Tale Vol. 3, kita melihat bagaimana Oda Sensei menghadirkan konsep awal dari karakter Yamato.
Dan seperti biasa, Oda menyajikan berbagai informasi penting terkait perkembangan konsep karakter, termasuk Yamato.
Misalnya yang pertama dari desain wajahnya. Menurut informasi, wajah Yamato tidak memiliki "Wajah Nami" atau wajah yang mirip dengan Nami dengan beberapa perubahan.
Wajar saja, Yamato lebih cenderung menyerupai sosok Kikunojo atau Nico Robin, dengan struktur tubuh yang cenderung lebih kecil
Perubahan detail Yamato juga tak kalah menarik adalah kisah masa lalunya.
Dalam booklet tersebut dijelaskan bahwa Oda menghadirkan sebuah konsep dimana Yamato menganggap bahwa klan Kozuki adalah klan yang jahat.
Kaido sengaja mencuci otak Yamato dengan hal seperti itu, dan Kaido juga memberitahu Yamato bahwa dia dan Orochi akan menghukum klan Kozuki.
Selain itu, hasil cuci otak Kaido terhadap Yamato mengakibatkan Yamato berusaha menguasai Wano.
Namun pada akhirnya, Yamato sebenarnya tahu apa yang sedang terjadi.
Baca Juga: One Piece: 4 Rahasia Nico Robin yang Disembunyikan dari Luffy
Dia tahu bahwa sebenarnya Oden bukanlah orang jahat, melainkan ayahnya yang jahat karena telah menghancurkan Wano dan membunuh Oden dan klannya.
Belakangan, Yamato juga memilih untuk menolak keinginan Kaido untuk menjadi pemimpin Wano karena ia memilih untuk berlayar dan meninggalkan Wano.
Dalam konsep Oda Sensei yang tidak terpakai, Yamato tidak yakin apakah dia bisa berpetualang seperti Oden. Karena, dia menyadari bahwa dia adalah seorang perempuan. [Damai Lestari]
Berita Terkait
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Jangan Anggap Sepele Nyeri Pinggang Mendadak, Bisa Jadi Tanda Batu Saluran Kemih
-
Motul Perluas Jangkauan di Jawa Barat, Dorong Pertumbuhan Ekosistem Otomotif Nasional
-
Igor Tolic Beberkan Faktor X yang Bikin Persib Hajar Arema di Piala Presiden 2026
-
Naik Kereta untuk Liburan? Jangan Lupa Siapkan Antisipasi Jika Jadwal Berubah
-
Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK, Koalisi Sipil Desak Pengusutan Tuntas Tanpa Intervensi
-
MAXI Yamaha Day Jabar 2026 Pikat Komunitas dengan Budaya dan Alam Kuningan
-
Gap antara Kampus dan Industri Masih Lebar, Mahasiswa Bisa Rugi Kalau Tak Bersiap
-
Hanya Gara-gara Colokan Kabel, Bisnis MUA di Tuban Kebakaran Rugi Rp400 Juta
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal
-
Gunung Anak Krakatau Erupsi Dua Kali: Abu Hitam Pekat Selimuti Langit Selat Sunda