Suara.com - Snapchat meluncurkan platform miliknya versi website, di mana pengguna dapat mengirim pesan dan menerima panggilan melalui Snapchat di browser.
Namun, fitur ini baru tersedia secara terbatas. Hanya pengguna Snapchat+ di Amerika Serikat, Inggris, dan Kanada serta pengguna Snapchat reguler di seluruh Australia dan Selandia Baru yang dapat menggunakannya.
Snapchat baru-baru ini meluncurkan tingkat premium Snapchat+ dengan banyak fitur tambahan, termasuk mengubah gaya ikon aplikasi, melihat pengguna lain yang menonton ulang story, menjadikan salah satu pengguna terdekat sebagai BFF, dan menyematkannya di bagian atas riwayat obrolan.
Sementara itu, Snapchat untuk web menampilkan Chat Reactions, Chat Reply, dan akan menyertakan Lenses untuk panggilan video.
"Seperti semua produk kami, tim kami merancang Snapchat untuk web dengan mempertimbangkan privasi dan keamanan. Kami akan meluncurkan dengan layar privasi unik yang menyembunyikan jendela Snapchat jika pengguna mengklik untuk task lain," tulis Snapchat dalam rilisnya, seperti dikutip dari The Independent, Inggris pada Selasa (19/7/2022).
Snapchat bukan satu-satunya perusahaan yang meluncurkan fitur baru untuk pengguna berbayar dalam upaya meningkatkan pendapatan. Telegram juga mengumumkan bahwa perusahaan sedang mengerjakan versi berlangganan.
Berita Terkait
-
WhatsApp Hadirkan Fitur Daftar Langsung di iPad, CarPlay Makin Pintar hingga Edit PDF
-
Spotify Luncurkan Fitur Baru AI Chat, Bisa Diajak Ngobrol hingga Atur Lagu
-
WhatsApp Segera Luncurkan Username, Pengguna Tak Lagi Perlu Bagikan Nomor Telepon
-
Jakarta Luncurkan Website HUT ke-500, Warga Bisa Daftar Jadi Mitra Perayaan
-
Netflix Luncurkan Fitur Video Vertikal dan Game Interaktif Baru
Terpopuler
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya
-
Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar
-
Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
Mahfud MD Bantah Kejagung soal Febrie: Tak Pernah Ada Pelimpahan Kasus Asabri dari Polisi
-
Mengenal Profesi Mixologist, Peracik Minuman yang Kini Makin Diburu Industri F&B
-
Minta Rp4 Juta lalu Sita HP Korban! Modus Polisi Gadungan Terbongkar di Banyumas
-
Indonesia Masih Bergantung pada Obat Impor, Kemandirian Farmasi Jadi Tantangan
-
Nekat Gelantungan di Pintu KRL saat Mabuk, Pria Ini Resmi Masuk Daftar Hitam KAI Commuter
-
Proyek E10 Ambisius, Tapi Siapa Mau Pasok Tebu untuk Pemerintah?