Suara.com - Pemain Free Fire (FF) Max berkesempatan mendapatkan Digi Smiley Parachute dan token Yellow Block melalui minigame Hop Hop, salah satu event web yang mengharuskan pemain untuk mendapatkan poin.
Minigame Hop Hop dapat terus diakses hingga 1 Agustus 2022. Dalam game tersebut, pemain harus melompat dan mendarat di blok sebanyak mungkin untuk mendapatkan poin serta mengumpulkan hadiah.
Pemain dapat menahan tombol tekan (press) untuk durasi yang lebih lama sebelum melepaskannya agar dapat mendarat lebih jauh.
Skor pemain akan meningkat jika pemain mendarat di tengah blok.
Pemain dapat mengumpulkan item dalam Hadiah Harian dan Hadiah Milestone. Hadiah Harian akan disetel ulang setiap hari.
Dilansir dari Sportskeeda, Rabu (27/7/2022), berikut ini tugas dan hadiah yang bisa dikumpulkan pemain:
1. Hadiah Harian
- Dapatkan skor 50 poin untuk mendapatkan satu Yellow Blok
- Dapatkan skor 100 poin untuk mendapatkan satu Yellow Blok
- Dapatkan skor 150 poin untuk mendapatkan satu Yellow Blok
2. Hadiah Milestone
- Kumpulkan 400 poin untuk mendapatkan dua Yellow Blok
- Mendarat di tengah blok dua kali untuk mendapatkan dua Yellow Blok
- Kumpulkan 800 poin untuk mendapatkan dua Yellow Blok
- Mendarat di tengah blok tiga kali untuk mendapatkan dua Yellow Blok
- Kumpulkan 1.200 poin untuk mendapatkan Digi Smiley Parachute
Di antara semua item, skin Parachute memiliki nilai tinggi. Yellow Blok juga akan membantu pemain mendapatkan emote dan skin pet yang tersedia di Exchange Store.
Baca Juga: Kesempatan Dapatkan Pet, Serbu Kode Redeem FF Max 27 Juli 2022
Sementara itu, berikut ini cara untuk mengakses event dan memenangkan hadiah di Free Fire Max:
- Pengguna harus mengakses antaramuka khusus Battle In Style dengan mengklik ikon FF di lobby.
- Pilih event Hop Hop dengan mengklik opsi di sisi kiri layar.
- Event web akan dimuat dan pemain dapat mengklik tombol Start untuk menikmati minigame.
Pemain harus bermain melalui minigame dan mengumpulkan poin sebanyak mungkin untuk memenangkan Hadiah Harian dan Hadiah Milestone.
Berita Terkait
-
Kumpulkan Voucher Gratis, Cek Kode Redeem FF 22 Juli 2022
-
Free Fire Hadirkan Event Samurai Top Up, Rebut Karakter Baru dan Hadiah Eksklusif
-
Bagi-bagi Pet Gratis, Klaim Kode Redeem FF Max 21 Juli 2022
-
Garena Umumkan Update Baru Free Fire, Ini Rinciannya
-
Garena Hapus 1000 Video Hack dan Ban Permanen 1,7 Juta Akun Free Fire
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
Menyoal PHK 178 Buruh Garmen di Cimahi, Dedi Mulyadi Minta Pekerja Fleksibel Ikuti Peta Industri
-
Kronologi Misteri Jasad Mutilasi dalam Karung di Pancoran Mas Depok
-
Final Piala Presiden 2026 Antara Persib vs Persebaya Digelar Tanpa Penonton, Ini Alasannya
-
Potongan Kaki Masih Dicari, Polisi Buru Motif Pelaku Mutilasi Pria Tanpa Identitas di Depok
-
Lawan Kejagung dan Polri, Sidang Perdana Praperadilan Febrie Digelar Usai HUT RI
-
Waktu Istirahat Minim Jelang Final, Pelatih Persib: Mari Kita Lihat Siapa yang Bisa Bertahan
-
Gubernur Andra Soni Sebut Gedung Baru DPD RI Rp4,1 M Kebutuhan Daerah, Bukan Senator
-
Pelaku Mutilasi Depok Semula Korban? Polisi Diminta Uji Klaim Percobaan Pelecehan
-
Soroti Kasus 46 Juta Obat Ilegal di Tangsel, DPR: Bongkar Mata Rantai Distribusi Sampai ke Akar!
-
BRI Perkuat Sinergi dengan Ditjenpas DIY Melalui Optimalisasi Layanan Pemasyarakatan